PRAYAPOST.COM – Masyarakat yang tergabung dalam Yayasan Insan Peduli Umat atau YIPU NTB yang melakukan aksi demonstrasi di Kantor Bupati Lombok Tengah, Rabo 23 Juli 2024 kemarin yang menyebabkan gerbang Kantor Bupati rusak hingga terjadinya pelaporan oleh Pemda terhadap masyarakat membuat beberapa gabungan NGO geram sehingga melakukan pengumpulan donasi untuk memperbaiki pintu gerbang yang rusak.
Donasi dilakukan via transfer dan cas ke salah satu rekening anggota NGO dan hingga saat ini sudah terkumpul mencapai belasan juta rupiah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengumpulan dilakukan beberapa jam saja sudah berhasil mengumpulkan belasan juta rupiah yang rencananya nanti akan diserahkan langsung ke Pemda Lombok Tengah untuk memperbaiki pintu gerbang yang rusak.
“Saat ini masih kami lakukan pengumpulan donasi dan akan terus dilakukan hingga mendapatkan dana sebanyak banyaknya untuk memperbaiki gerbang kantor bupati lombok tengah”.
Bukti transfer yang sudah berhasil dengan tulisan “Donasi Untuk Kantor Bupati”. sebagai bukti bahwa memang benar pengumpulan donasi terus digalang oleh gabungan NGO yang ada di Lombok Tengah.
Mewakili masyarakat pesisir pantai Desa Tumpak, Kute, Prabu dan Selong belanak mengucapan terimakasih kepada donatur yang sudah ikut berpatisipasi dalam mengumpulkan donasi untuk memperbaiki gerbang kantor bupati yang rusak.hal tersebut diungkapkan Agus Sukandi ketua LSM Deklarasi NTB kepada media 27/7/2024.
“Kami sedih dan menyesali tindakan Pemda saat ini sungguh diluar dugaaan apa yang kami lihat selama ini”
Mulai saat ini juga kami berharap kepada seluruh keluarga pesisir pantai untuk mengkampanyekan bahwa Pemda ini antikritik. “Endekn kanggo tekiritk, mun elon investor sak loek kepengn” ,lanjut Agus Sukandi yang akrab dipanggil Agus gondrong.
Lanjut Agus Sukandi meminta agar Bupati Lombok Tengah untuk menginstal ulang kepalanya supaya bisa mengenang kembali sejarah 2019 lalu.
Dimana dia dengan sangat ramah menemui rakyat untuk memilihnya namun, yang terjadi malah Bupati sebagai representasi dari Pemerintah Daerah malah membela Cukong Berduit dan mau memenjarakan rakyatnya.tutupnya.






















