Pojok NTB Gelar Halal Bihalal dan Santunan Anak Yatim || Perkuat Silaturrahim dan Kepedulian kepada Sesama

Minggu, 27 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM – Pojok NTB menggelar Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim. Acara yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan itu diselenggarakan di Cafe Meeino Warking, Mataram pada Minggu (27/4/2025) sore.

 

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Pojok NTB M. Fihiruddin, Tokoh Perempuan NTB Hj. Baiq Diyah Ratu Ganefi, aktivis lintas kalangan, hingga awak media. Tak lupa pula, puluhan anak yatim dan anak-anak terlantar di Kota Mataram.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Acara diawali dengan pembacaan surat Yasin dan ditutup dengan doa. Acara tersebut berlangsung hangat. Puluhan anak yatim yang hadir tampak antusias.

 

Dalam sambutannya, Direktur Pojok NTB M. Fihiruddin menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut berkontribusi menyukseskan acara tersebut.

Baca Juga :  Sambut FORNAS Ke-VIII || Gubernur Ajak Jadi Tuan Rumah yang Membanggakan

 

“Pertama-tama saya mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya acara ini,” ujar Fihiruddin.

 

Acara itu digelar dengan tujuan dua hal. Pertama adalah memperkuat silaturrahim antar anggota grup Pojok NTB. Kedua, kegiatan santunan anak yatim ditujukan sebagai wujud kepedulian kepada nasib anak-anak yatim.

 

“Kita ingin berbagi kebahagiaan dengan mereka, terutama di bulan yang penuh berkah ini. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan keberkahan bagi kita semua,” jelasnya.

 

M. Fihiruddin menerangkan, grup WhatsApp Pojok NTB dibuat sebagai forum silaturrahim di media sosial yang diisi oleh orang-orang hebat dari beragam latar belakang.

 

Grup WhatsApp Pojok NTB, kata Fihiruddin adalah adah tempat berdiskusi, menuangkan ide dan gagasan, yang semata-mata ditujukan untuk kebaikan daerah.

Baca Juga :  Politik Sehat || Korem 162/WB Gelar Talkshow Literasi Digital Milenial 2023.

 

Acara tersebut digelar juga sebagai forum menyambung dan mempererat silaturrahim antar anggota. Meski para anggota grup Pojok NTB sering berpeda pandangan di media sosial, tetapi perkawanan di dunia hanya harus tetap terjalin.

 

“Bahwa di udara kita bisa berdebat, tapi di dunia nyata kita tetap berkawan. Boleh kita saling kritisi di medsos, berdebat, tapi perkawanan kita tetap harus erat,” ujarnya.

 

Fihiruddin menyinggung soal dinamika yang sering terjadi di grup WhatsApp Pojok NTB. Menurutnya, itu adalah hal yang biasa. Niatnya adalah memberikan kontribusi pemikiran untuk kemajuan daerah.

 

“Pemerintahan yang bagus akan terjadi apabila ada kontrol yang seimbang. Baik kontrol yang disampaikan oleh oposan atau pendukung sendiri alias pekatik,” bebernya.

 

“Pendukung memberikan kritik bukan berarti membeci. Pun juga oposan. Kita hadir sebagai penyeimbang. Sehingga makmur mendunia itu benar terasa ke bawah. Bukan hanya sekadar omon-omon,” jelasnya.

Baca Juga :  375 Jamaah Calon Haji Kloter 2 Lombok Tengah Dilepas, Total Jamaah Tahun Ini Berjumlah 1.174 Orang

 

Fihiruddin menggarisbawahi, pemimpin tidak boleh ‘tipis telinga’. Ia harus siap dikritik dan menerimanya dengan kepala dingin. Tidak boleh reaktif apalagi sampai menganggap bahwa kritik datang dari kelompok yang membenci dirinya.

 

“Pemimpin tidak boleh antikritik. Tidak boleh menganggap diri hebat. Semua punya kekurangan. Pemimpin harus terbuka,” jelasnya.

 

Terakhir, Fihiruddin menggarisbawahi bahwa kegiatan tersebut tidak disupport oleh dana APBD. Acara terselenggara atas sumbangan dari para donatur anggota grup whatsApp Pojok NTB.

 

“Saya tegaskan, sumber pendanaan acara inu tidak dari APBD. Tapi murni sumbangan anggota Pojok NTB. Itu kami sampaikan. Tidak ada sumbangan dari Gubernur NTB, Wagub, atau Sekda,” ujarnya.

POST TERKAIT

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade
Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat
Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok
Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan
Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor
Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak dan Panen Raya di Sembalun
Panitia Pilkades Labulia Tetapkan 9.068 DPT Secara Terbuka
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Berita ini 36 kali dibaca

POST TERKAIT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:34 WITA

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:06 WITA

Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:47 WITA

Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:37 WITA

Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor

POST BARU