Rembuk Stunting 2026, Ini Pesan Wabup Dr.HM.Nursiah

Kamis, 22 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menggelar Rembuk Stunting Kabupaten Lombok Tengah Tahun 2026 di Ruang Rapat Bupati Lantai 5 Puspem Kantor Bupati Lombok Tengah, Senin (6/4/2026). Kegiatan ini menjadi forum penyelarasan hasil rembuk stunting dari tingkat kecamatan sebagai bahan penyusunan program prioritas daerah.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Lombok Tengah Dr. H. Muhammad Nursiah, S.Sos., M.Si., Kepala Dinas Bapperida Lalu Wiranata, Kepala Dinas P3AP2KB H. Kusriadi, Kepala Bidang AP2M Bapperida Sri Mulyana Widiastuti, Kepala Dinas Kesehatan dr. Mamang Bagiansyah, serta kepala OPD terkait, kepala puskesmas, camat, dan koordinator KB se-Lombok Tengah.

Baca Juga :  Kejari Praya Menahan BMA Terkait Kasus Korupsi BLUD RSUD Praya

Kepala Dinas P3AP2KB Lombok Tengah, H. Kusriadi, mengatakan rembuk stunting kabupaten merupakan tindak lanjut dari rembuk stunting yang telah dilaksanakan di seluruh kecamatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kegiatan ini adalah hasil rembuk stunting di kecamatan yang telah dilaksanakan di masing-masing kecamatan untuk dibawa ke rembuk stunting kabupaten sebagai bahan Musrenbang kabupaten selanjutnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Terpilih Jadi Ketua DPD Kasta NTB Lombok Tengah, KH. Fikri Bertekad Massiv-kan Kekuatan Melalui Anggota

Sementara itu, Wakil Bupati HM Nursiah menegaskan penanganan stunting harus dilakukan secara terpadu dan menyentuh langsung masyarakat. Ia mencontohkan wilayah Wajageseng yang kini menjadi percontohan program pencegahan stunting dan penurunan kemiskinan melalui dukungan sektor pertanian.

“Wilayah Wajageseng sudah menjadi percontohan untuk program langsung cegah stunting dan penurunan kemiskinan dengan pemberian dan pembuatan tiga kandang ayam oleh Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah,” katanya.

Di sisi lain, Sri Mulyana Widiastuti menyampaikan bahwa hasil kinerja percepatan penurunan stunting juga akan dipantau melalui aplikasi Bangda Stunting. Ia menegaskan target penginputan program harus rampung pada April 2026.

Baca Juga :  Kapolres Loteng : Blokir Jalan Di Bypass BIL Sudah Kita Buka Bersama Masyarakat.

Selain itu, rembuk stunting tingkat desa yang telah dilaksanakan pada 2025 akan kembali digelar pada Juni 2026 dengan penguatan kolaborasi antara kecamatan dan OPD terkait.

Melalui forum ini, Pemkab Lombok Tengah berharap upaya percepatan penurunan stunting dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan terintegrasi dari tingkat desa hingga kabupaten.

POST TERKAIT

Program ASRI, Gerindra Gandeng Duta Lingkungan Bersihin Pantai Kuta
Pelantikan PC PMII Lombok Tengah: Usung Manifesto Pergerakan Untuk Mengawal Kemajuan Daerah
BIZAM Luncurkan Program Pangan Berdaya, Perkuat Pemenuhan Gizi Balita dan Ibu Hamil di Lombok Tengah
Bupati Lombok Tengah Ajak Pemuda Perkuat Patriotisme, Kegigihan, dan Kepedulian Sosial pada Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
RSUD Praya Mulai Layanan Intervensi Jantung Nonbedah Perdana, Bupati: Pasien Tak Perlu Lagi Berobat Terlalu Jauh
Angka Kemiskinan Lombok Tengah Turun Jadi 10,34 Persen, Kualitas Kesejahteraan Membaik
Terima Tim Visitasi KI NTB, Wabup Lombok Tengah Akui Penguatan PPID Perangkat Daerah Masih Jadi PR
Kapolresta Loteng Bersama Bupati dan Forkopimda Tanam Pohon Dukung Green Policing
Berita ini 23 kali dibaca
Tag :

POST TERKAIT

Minggu, 1 November 2026 - 18:06 WITA

Program ASRI, Gerindra Gandeng Duta Lingkungan Bersihin Pantai Kuta

Minggu, 1 November 2026 - 18:01 WITA

Pelantikan PC PMII Lombok Tengah: Usung Manifesto Pergerakan Untuk Mengawal Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:04 WITA

BIZAM Luncurkan Program Pangan Berdaya, Perkuat Pemenuhan Gizi Balita dan Ibu Hamil di Lombok Tengah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:41 WITA

Bupati Lombok Tengah Ajak Pemuda Perkuat Patriotisme, Kegigihan, dan Kepedulian Sosial pada Peringatan Sumpah Pemuda ke-98

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:32 WITA

RSUD Praya Mulai Layanan Intervensi Jantung Nonbedah Perdana, Bupati: Pasien Tak Perlu Lagi Berobat Terlalu Jauh

POST BARU