Ngamuk Tidak Dapat Beras Bantuan Pangan( Bapang) || Deklarasi NTB Berikan Sembako.

Kamis, 31 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM – Penyaluran bantuan pangan beras yang bersumber dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang dikeluarkan melalui Perum Bulog menimbulkan banyak protes dari masyarakat.

 

Salah satunya yang dialami Ibu Sukinah yang viral dimedia sosial ngamuk lantaran tidak mendapatkan bantuan pangan beras yang bersumber dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang dikeluarkan melalui Perum Bulog  di kantor desa puyung kecamatan Jonggat pada 30/7/2025 kemaren mendapatkan perhatian dari Lembaga Sosial Masyarakat (LSM)deklarasi NTB.

 

Ketua Deklarasi NTB Agus Sukandi  turun langsung menemui ibu Sukinah di rumahnya yang berada di dusun lemerek,desa puyung, kecamatan Jonggat 31/7/2025 untuk memberikan bantuan langsung kepada ibu Sukinah berupa, beras, mie instan, minyak, kopi dan gula untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

 

Setelah turun langsung kerumah ibu Sukinah yang sebelumnya dikabarkan mengalami gangguan kejiwaan ternyata ibu Sukinah sehat wal Afiat, ungkap Agus Sukandi.

Baca Juga :  Lombok Tengah Perkuat Pendidikan Inklusif, Dunia Usaha dan Mitra Nyatakan Dukungan

 

“Kedatangan kami diterima langsung oleh ibu Sukinah dirumahnya dan berkomunikasi dengan baik, ibu itu ternyata tidak memiliki gangguan kejiwaan seperti apa yang dikatakan orang-orang”.

 

Ibu Sukinah adalah  janda yang ditinggal mati oleh suaminya  saat ini numpang tinggal  dirumah milik  anaknya dan menjalankan kesehariannya dengan berjualan keliling untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

 

Sambil meneteskan air mata ibu Sukinah mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan “Alhamdulillah Nani Mauk ngemi jarin bapak”(Sasak) akhirnya hari ini saya bisa masak.red

Baca Juga :  ‎WA Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus  Pembuangan Bayi di Pringgarata.

 

Saya berharap hal semacam ini tidak terjadi lagi dan ini bisa dijadikan evaluasi bagi desa maupun pemerintah dalam menentukan data masyarakat yang akan diberikan bantuan.

 

Dan untuk para petugas yang menyalurkan bantuan bisa lebih humanis dan bisa memberikan pemahaman terhadap masyarakat yang tidak terdaftar sebagai keluarga penerima manfaat (KPM).

POST TERKAIT

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade
Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat
Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok
Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan
Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor
Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak dan Panen Raya di Sembalun
Panitia Pilkades Labulia Tetapkan 9.068 DPT Secara Terbuka
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Berita ini 59 kali dibaca

POST TERKAIT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:34 WITA

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:06 WITA

Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:47 WITA

Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:37 WITA

Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor

POST BARU