PRAYAPOST.COM – Penyaluran bantuan pangan beras yang bersumber dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang dikeluarkan melalui Perum Bulog menimbulkan banyak protes dari masyarakat.
Salah satunya yang dialami Ibu Sukinah yang viral dimedia sosial ngamuk lantaran tidak mendapatkan bantuan pangan beras yang bersumber dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang dikeluarkan melalui Perum Bulog di kantor desa puyung kecamatan Jonggat pada 30/7/2025 kemaren mendapatkan perhatian dari Lembaga Sosial Masyarakat (LSM)deklarasi NTB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Deklarasi NTB Agus Sukandi turun langsung menemui ibu Sukinah di rumahnya yang berada di dusun lemerek,desa puyung, kecamatan Jonggat 31/7/2025 untuk memberikan bantuan langsung kepada ibu Sukinah berupa, beras, mie instan, minyak, kopi dan gula untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.
Setelah turun langsung kerumah ibu Sukinah yang sebelumnya dikabarkan mengalami gangguan kejiwaan ternyata ibu Sukinah sehat wal Afiat, ungkap Agus Sukandi.
“Kedatangan kami diterima langsung oleh ibu Sukinah dirumahnya dan berkomunikasi dengan baik, ibu itu ternyata tidak memiliki gangguan kejiwaan seperti apa yang dikatakan orang-orang”.
Ibu Sukinah adalah janda yang ditinggal mati oleh suaminya saat ini numpang tinggal dirumah milik anaknya dan menjalankan kesehariannya dengan berjualan keliling untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.
Sambil meneteskan air mata ibu Sukinah mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan “Alhamdulillah Nani Mauk ngemi jarin bapak”(Sasak) akhirnya hari ini saya bisa masak.red
Saya berharap hal semacam ini tidak terjadi lagi dan ini bisa dijadikan evaluasi bagi desa maupun pemerintah dalam menentukan data masyarakat yang akan diberikan bantuan.
Dan untuk para petugas yang menyalurkan bantuan bisa lebih humanis dan bisa memberikan pemahaman terhadap masyarakat yang tidak terdaftar sebagai keluarga penerima manfaat (KPM).






















