PRAYAPOST.COM – Aksi pencurian lampu papan reklame di Jalur Bypass BIL Mandalika, memicu bentrok dua desa.8/12/2023
Kapolres Lombok Tengah AKBP Iwan Hidayat memastikan kondisi saat ini sudah dalam kondisi kondusif pihaknya juga telah menurunkan 150 orang personel Samapta dan 200 Brimob.
“Kami juga akan melakukan penyekatan di kedua desa agar tidak terjadi bentrok antara kedua belah pihak,” jelas Iwan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
AKBP Iwan Hidayat membenarkan kejadian penusukan Warga Desa Segala Anyar imbas amukan massa akibat pencurian lampu papan reklame Iya juga menghimbau kepada semua pihak agar menahan diri dan menghormati proses hukum yang berlaku.
Wakil Bupati Lombok Tengah HM Nursiah juga telah turun ke lokasi dan telah melakukan koordinasi dengan seluruh tokoh di dua desa tersebut.
Nursiah mengatakan, pihaknya telah meminta agar tokoh masyarakat baik di Desa Segala Anyar dan Desa Ketara untuk menahan diri.
Saat ini pelaku kasus pencurian lampu papan reklame berinisial LAW warga Desa Ketara, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah telah diamankan polisi.
Penangkapan setelah warga memergoki dan menghakimi pelaku yang tertangkap basah sedang beraksi.
Buntutnya, Sekelompok warga Desa Ketare diduga melakukan penusukan dua orang warga Desa Segala Anyar.
Seorang warga AA (55) asal Dusun Kadik Lamben, Desa Segala Anyar, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah menjadi korban.
Saksi mata berinisial LAG mengatakan, korban tiba-tiba diserang saat mencari rumput untuk pakan ternak.
“Kejadian ini imbas dari tertangkap basahnya terduga pelaku yang tadi malam, mereka (warga Ketare) marah kemudian menyerang ke warga yang berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP),” jelas LAG saat dikonfirmasi media
Korban saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Mandalika dengan luka tusuk di bagian pinggang.
LAG berharap agar suasana kembali kondusif dan kedua belah pihak bisa menjaga amarah.
“Saya harap bisa diselesaikan secara kekeluargaan karena warga Desa Ketare dan Desa Segala Anyar adalah bersaudara,” pungkas LAG.






















