Polres Lombok Tengah Terapkan Layanan SKCK Online Terintegrasi Lewat Aplikasi Presisi

Selasa, 16 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM – Polres Lombok Tengah kini menerapkan sistem baru dalam pelayanan penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) melalui aplikasi Polri Presisi.

 

Inovasi ini bertujuan memudahkan masyarakat dalam proses pengurusan, waktu, serta menutup celah praktik pungutan liar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kapolres Lombok Tengah, AKBP Eko Yusmiarto SIK, menjelaskan bahwa seluruh pemohon SKCK diwajibkan mengunduh aplikasi Polri Presisi. Melalui aplikasi ini, pemohon dapat mengisi data pribadi dan mengunggah berkas yang diperlukan, antara lain KTP, KK, akta lahir/paspor, ijazah, BPJS, dan pas foto berukuran 4×6 berlatar merah.

Baca Juga :  KONSEP PASAR MODAL SYARI’AH

 

“Data yang diinput secara online langsung terintegrasi dengan berbagai layanan, seperti catatan kepolisian, data kependudukan Dukcapil, imigrasi, hingga BPJS kesehatan,” ujar AKBP Eko, Senin (16/9/2025).

 

Selain itu, aplikasi Presisi juga menyediakan fitur pembayaran biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) SKCK melalui BRIVA. Setelah pembayaran dilakukan, sistem akan mengeluarkan barcode yang dapat dicetak oleh pemohon.

 

Barcode ini menjadi kunci utama dalam proses verifikasi di kantor pelayanan SKCK.

Baca Juga :  Potensi Pemborosan Anggaran Negara Diduga Terjadi pada Program MBG di Lombok Tengah

Meski sudah terintegrasi online, pemohon tetap diwajibkan hadir langsung ke Polres atau Polsek.

 

Kehadiran fisik ini, jelas Kapolres, penting untuk memastikan verifikasi data dan identitas secara langsung. Pemohon cukup membawa map berisi fotokopi seluruh berkas yang sebelumnya diunggah melalui aplikasi, beserta barcode yang sudah dicetak.

 

“Setelah barcode dipindai oleh petugas, data SKCK akan muncul sesuai dengan yang diisi di aplikasi. Pemohon kemudian diminta mengecek kembali kesesuaian data sebelum dicetak resmi dan dibubuhi stempel pengesahan,” tambahnya.

Baca Juga :  Musda Serentak DPD Kasta se-NTB, Bukti Eksistensi Jadi Oposan Yang Konstruktif dan Mitra Yang Kritis

 

Menurut AKBP Eko, sistem kombinasi online dan offline ini dirancang agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan cepat sekaligus menjamin keabsahan data.

 

“Kami ingin masyarakat yakin bahwa Polri bekerja untuk memberikan pelayanan terbaik. Inovasi ini dibuat bukan hanya untuk mempermudah, tetapi juga sebagai langkah mencegah pungli,” tegasnya.

 

Dengan adanya sistem baru ini, diharapkan masyarakat Lombok Tengah dapat mengurus SKCK lebih praktis, transparan, dan efisien tanpa harus melalui proses berbelit-belit.

POST TERKAIT

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade
Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat
Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok
Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan
Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor
Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak dan Panen Raya di Sembalun
Panitia Pilkades Labulia Tetapkan 9.068 DPT Secara Terbuka
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Berita ini 46 kali dibaca

POST TERKAIT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:34 WITA

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:06 WITA

Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:47 WITA

Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:37 WITA

Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor

POST BARU