Viral Ibu-Ibu Marah Saat Pembagian Beras Bantuan Pangan (Bapang) di Kantor Desa Puyung.

Rabu, 30 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM – Viral dimedia sosial video seorang ibu paruh baya sambil membawa sorok/jaring yang bertuliskan kotak amal masjid mengenakkan jas hujan  marah – marah kepada petugas yang sedang  membagikan  beras bantuan pangan, diketahui lokasi pembagian beras bantuan pangan tersebut dilaksanakan di kantor desa puyung, kecamatan Jonggat Lombok Tengah 30/7/2025.

 

Video yang diupload oleh Rizkiya Azzahra melalui aplikasi biru itu viral yang menuai beragam komentar warga net dalam video Ibu tersebut mengeluarkan nada keras yang menyebutkan kalau dirinya dikeluarkan dari penerima bantuan pangan beras yang bersumber dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang dikeluarkan melalui Perum Bulog.

 

Diduga Ibu paruh baya itu marah- marah lantaran namanya telah dikeluarkan dari keluarga penerima manfaat (KPM). oleh oknum kepala dusun.

 

Dalam video salah seorang petugas yang sedang membagikan beras mengusir sang ibu dengan nada yang keras sambil menunjuk sang ibu  “we wah wah lampak wah to ” sudah sana pergi dengan nada yang keras sambil tangan menunjuk  sang ibu tersebut.

Baca Juga :  Angka Kebutaan Tinggi, Bank NTB Syariah Inisiasi Program Nampak Terang Benderang

 

Kemudian datang salah seorang yang mengenakan baju putih dan peci hitam diketahui orang tersebut adalah kepala dusun kerembeng yang menenangkan sang ibu dan memberi tahu kalau dirinya sudah menelpon Kadus dari ibu tersebut. ” Wah wah aku telponan Kadus” sudah aku telponkan  kadusmu ini.

Baca Juga :  Dua Residivis Curas di Lombok Tengah Dibekuk URC Puma Jatanras Polda NTB, Satu Dilumpuhkan

 

Saat dikonfirmasi kepala dusun kerembeng Pak Usin membenarkan kalau lokasi dalam video tersebut berada dikantor desa puyung,kecamatan Jonggat.

 

Ibu dalam video tersebut merupakan warga dusun lemerek yang saat ini keadaannya lagi mengalami gangguan jiwa

“Ibu itu kondisinya memang kurang waras dan memang namanya tidak ada tercatat sebagai keluarga penerima manfaat”.

 

Tapi semuanya sudah kita selesaikan sehingga penyaluran beras bisa berjalan dengan lancar.imbuhnya.

 

 

 

 

 

 

POST TERKAIT

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade
Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat
Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok
Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan
Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor
Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak dan Panen Raya di Sembalun
Panitia Pilkades Labulia Tetapkan 9.068 DPT Secara Terbuka
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Berita ini 72 kali dibaca

POST TERKAIT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:34 WITA

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:06 WITA

Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:47 WITA

Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:37 WITA

Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor

POST BARU