Tomat Merugi, Mahasiswa UNDIKMA Berikan Solusi

Jumat, 20 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM – Mahasiswa KKN UNDIKMA 57 menunjukkan solusi kongkrit, simpel dan praktis untuk petani tomat di Sembalun.Petani tomat di Desa Sembalun, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur merugi lantaran harga jual tomat anjlok saat musim panen. Sekarang harga tomat Rp 1-3 ribu per 1 kg, sebagai bentuk kekecewaan petani mereka memilih membiarkan buah tomat membusuk di pohon.

Dari kondisi ini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA) 57 memberikan solusi kongkrit, simpel dan praktis. Mereka membuat pelatihan sosialisasi produk UMKM SUN READ TOMATO.

Baca Juga :  Aliansi Rakyat Menggugat Geruduk RS.Mata Diduga KKN || Dirut Enggan Menemui 

“Adapun bahannya gula, bawang putih, garam halus, lalu dijempur di sinar matahari sampai 3/4 hari kemudian dicelupkan di wadah minyak salat, seterusnya masuk di kemasan,” beber koordinator kelompok 57, Habibi dalam keterangan tertulisnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan Habibi, SUN READ TOMATO ini juga bisa dipasarkan di semua kalangan lebih khususnya di hotel yang berada di Desa Sembalun.

“Ini bisa jadi pelengkap makanan, harga bisa melonjak tinggi satu kamplet harga 80-500 an karena kita lihat petani di Sembalun dominan petani sayur-sayur tomat dan cabai,” ceritanya.

Baca Juga :  18 Calon Desa Pemekaran Minta Mekar || Bupati Setuju dan Siapkan Anggaran

Dari temuan ini, mahasiswa KKN UNDIKMA 57 Desa Sembalun melakukan pelatihan ini agar dapat meningkatkan pengetahuan petani maupun menyelamatkan dari harga anjlok. Harapannya, mereka nantinya bisa mengelola tomat yang dibiarkan di pohonnya.“Ini harapan kami,” tutur Habibi.

Disamping itu, seorang petani tomat, Saifuddin Zohri mengeluh dengan harga tomat yang semakin anjlok. Penurunan harga tomat yang sangat drastis itu diakui menjadi musibah besar petani tomat.
“Harganya cuma Rp 1 ribu di pasaran,” ungkapnya, Jumat (13/10/23

Baca Juga :  Debt Collector di NTB Makin Menjamur || Para Korban Mengadu ke OJK

Harga tomat saat ini dinilai sangat merugikan para petani, sebab tak sebanding dengan biaya perawatan yang dikeluarkannya.

Hal yang sama disampaikan Anah, petani tomat lainnya yang juga merugi karena harga jual saat ini.

“Tidak ada harganya sama sekali, bahkan pengepul pun enggan mau ambil,” katanya.

Dia mengaku terpaksa berkeliling menjual hasil panennya. Tak hanya itu, para petani juga membagikan hasil panen tomatnya kepada masyarakat agar tidak sia-sia. Sehingga meskipun harga tomat anjlok namun setidaknya masih bermanfaat bagi masyarakat luas.

POST TERKAIT

Masjid Nurul Bilad The Mandalika Diperkuat, ITDC & BSI Sinergi Dukung Kehidupan Spiritual Masyarakat
Kapolda NTB Turun Langsung Simulasikan Arus Penonton MotoGP Mandalika
Pemkab Lombok Tengah Perkuat Keamanan Siber, Sekda Ingatkan Ancaman Peretasan Data Pemerintah
Polresta Loteng Selidiki Kematian Perempuan Ditemukan Terbakar di Kebun Batukliang
Polresta Loteng Terbitkan DPO Pimpinan Ponpes Terkait Dugaan Persetubuhan Anak di Praya Timur
Jelang MotoGP Mandalika, Polisi Cek Arus Penumpang dan Logistik di Pelabuhan Lembar
Polda NTB Terjunkan Tim URC Jatanras Amankan Kawasan Mandalika Jelang MotoGP 2026
Bank NTB Syariah Dukung Optimalisasi Penerimaan Daerah dari Sektor Perikanan dan Kelautan
Berita ini 12 kali dibaca

POST TERKAIT

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:44 WITA

Masjid Nurul Bilad The Mandalika Diperkuat, ITDC & BSI Sinergi Dukung Kehidupan Spiritual Masyarakat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:50 WITA

Pemkab Lombok Tengah Perkuat Keamanan Siber, Sekda Ingatkan Ancaman Peretasan Data Pemerintah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:58 WITA

Polresta Loteng Selidiki Kematian Perempuan Ditemukan Terbakar di Kebun Batukliang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:55 WITA

Polresta Loteng Terbitkan DPO Pimpinan Ponpes Terkait Dugaan Persetubuhan Anak di Praya Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:25 WITA

Jelang MotoGP Mandalika, Polisi Cek Arus Penumpang dan Logistik di Pelabuhan Lembar

POST BARU