Tiga LSM || GPAN, PEPADU dan SBMI, Diduga Tidak Mampu Bayar Soundsystem Untuk Demo

Rabu, 27 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM – Lembaga swadaya masyarakat (LSM) GPAN, PEDATU ,dan SBMI Lombok tengah diduga tidak mampu memenuhi  pembayaran sewa  soundsystem yang digunakan untuk aksi.

Tiga organisasi besar yang ada di Lombok Tengah Lembaga swadaya masyarakat (LSM) melakukan aksi di depan polres lombok tengah Rabu/ 27/2024,  menuntut oknum polisi di lingkup polres lombok tengah yang diduga melakukan pungli ke pengunjung yang akan besuk tahanan yang ada di polres Lombok Tengah.

Jodi, sapaan akrab pemilik soundsystem mengaku kecewa terhadap tiga lembaga yang menyewa soundsyistem miliknya untuk dilakukan orasi di depan polres Lombok Tengah, pasalnya uang sewa diduga belum sepenuhnya diberikan oleh Lalu subadri ketua LSM GPAN Lombok Tengah.

“Ini sudah yang keduakalinya saya kecewa sama lembaga yang dinaungi Lalu Subadri yang menyewa soundsyistem yang digunakan untuk demo,”kata Jodi.

Jodi juga mengungkapkan, kalau memang tidak mampu bayar sound syistem untuk demo, sebaiknya jangan sewa. Silahkan  triak aja depan kantor-kantor tanpa menggunakan soundsystem.

“Saya selaku pemilik soundsystem merasa kecewa sama lembaga swadaya masyarakat yang seperti ini, tidak sesuai apa yang disuarakan dan kelakuan,”imbuh Jodi.

“Mobil yang dipakai dan genset untuk menghidupkan mesin itu  menggunakan bahan bakar, bukan menggunakan air kencing elum lagi tenaga sound men itu juga kita bayar pakai uang bukan pakai daun,”kesal Jodi.

Baca Juga :  Mengejar Capaian PAD || Kasta NTB Menyoroti Pemda Lotim Bak Debt Colector.

Jodi berharap bagaimanapun caranya ketiga organisasi besar ini agar lakukan tanggungjawabnya atau memenuhi uang sewa soundsystem.

Jodi menegaskan Kalau memang tidak mampu bayar jangan sewa, silahkan teriak pakai mulut jangan gunakan soundsystem.

Ketua LSM Deklarasi NTB, Agus Sukandi  menyayangkan sikap teman-teman pergerakan yang seperti ini.

Agus Sukandi juga menyampaikan, apa yang dikatakan pemilik soundsystem memang benar adanya, operasional mereka juga tinggi, mereka juga harus bayar anak buahnya dengan uang, bukan dengan daun.

Baca Juga :  Target Pendaftaran PMB Poltekpar Lombok Lampaui Target

“Saya berharap teman teman segera menyelesaikan pembayaran sewa soundsystem, malu kita sebagai orang pergerakan dan kita akan selalu membutuhkan soundsystem,” kata Agus Sukandi.

Agus Sukandi juga menegaskan, apapun alasannya teman-teman pergerakan segera menyelesaikan apa yang menjadi tanggung jawabnya.

“Kita mengingat biyaya operasional yang mereka keluarkan juga tidak sedikit jadi mohon teman-teman pergerakan fahami itu,”imbuh Agus Sukandi.

Sementara itu, Ketua GPAN Lombok Tengah Lalu Subadri, dikonfirmasi media ini melalui phone berkali-kali, baik melalui chat WA, juga belum menanggapi hingga berita ini diterbitkan. (Andi)

POST TERKAIT

Masjid Nurul Bilad The Mandalika Diperkuat, ITDC & BSI Sinergi Dukung Kehidupan Spiritual Masyarakat
Kapolda NTB Turun Langsung Simulasikan Arus Penonton MotoGP Mandalika
Pemkab Lombok Tengah Perkuat Keamanan Siber, Sekda Ingatkan Ancaman Peretasan Data Pemerintah
Polresta Loteng Selidiki Kematian Perempuan Ditemukan Terbakar di Kebun Batukliang
Polresta Loteng Terbitkan DPO Pimpinan Ponpes Terkait Dugaan Persetubuhan Anak di Praya Timur
Jelang MotoGP Mandalika, Polisi Cek Arus Penumpang dan Logistik di Pelabuhan Lembar
Polda NTB Terjunkan Tim URC Jatanras Amankan Kawasan Mandalika Jelang MotoGP 2026
Bank NTB Syariah Dukung Optimalisasi Penerimaan Daerah dari Sektor Perikanan dan Kelautan
Berita ini 10 kali dibaca

POST TERKAIT

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:44 WITA

Masjid Nurul Bilad The Mandalika Diperkuat, ITDC & BSI Sinergi Dukung Kehidupan Spiritual Masyarakat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:50 WITA

Pemkab Lombok Tengah Perkuat Keamanan Siber, Sekda Ingatkan Ancaman Peretasan Data Pemerintah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:58 WITA

Polresta Loteng Selidiki Kematian Perempuan Ditemukan Terbakar di Kebun Batukliang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:55 WITA

Polresta Loteng Terbitkan DPO Pimpinan Ponpes Terkait Dugaan Persetubuhan Anak di Praya Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:25 WITA

Jelang MotoGP Mandalika, Polisi Cek Arus Penumpang dan Logistik di Pelabuhan Lembar

POST BARU