PRAYAPOST.COM – Lembaga swadaya masyarakat (LSM) GPAN, PEDATU ,dan SBMI Lombok tengah diduga tidak mampu memenuhi pembayaran sewa soundsystem yang digunakan untuk aksi.
Tiga organisasi besar yang ada di Lombok Tengah Lembaga swadaya masyarakat (LSM) melakukan aksi di depan polres lombok tengah Rabu/ 27/2024, menuntut oknum polisi di lingkup polres lombok tengah yang diduga melakukan pungli ke pengunjung yang akan besuk tahanan yang ada di polres Lombok Tengah.
Jodi, sapaan akrab pemilik soundsystem mengaku kecewa terhadap tiga lembaga yang menyewa soundsyistem miliknya untuk dilakukan orasi di depan polres Lombok Tengah, pasalnya uang sewa diduga belum sepenuhnya diberikan oleh Lalu subadri ketua LSM GPAN Lombok Tengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini sudah yang keduakalinya saya kecewa sama lembaga yang dinaungi Lalu Subadri yang menyewa soundsyistem yang digunakan untuk demo,”kata Jodi.
Jodi juga mengungkapkan, kalau memang tidak mampu bayar sound syistem untuk demo, sebaiknya jangan sewa. Silahkan triak aja depan kantor-kantor tanpa menggunakan soundsystem.
“Saya selaku pemilik soundsystem merasa kecewa sama lembaga swadaya masyarakat yang seperti ini, tidak sesuai apa yang disuarakan dan kelakuan,”imbuh Jodi.
“Mobil yang dipakai dan genset untuk menghidupkan mesin itu menggunakan bahan bakar, bukan menggunakan air kencing elum lagi tenaga sound men itu juga kita bayar pakai uang bukan pakai daun,”kesal Jodi.
Jodi berharap bagaimanapun caranya ketiga organisasi besar ini agar lakukan tanggungjawabnya atau memenuhi uang sewa soundsystem.
Jodi menegaskan Kalau memang tidak mampu bayar jangan sewa, silahkan teriak pakai mulut jangan gunakan soundsystem.
Ketua LSM Deklarasi NTB, Agus Sukandi menyayangkan sikap teman-teman pergerakan yang seperti ini.
Agus Sukandi juga menyampaikan, apa yang dikatakan pemilik soundsystem memang benar adanya, operasional mereka juga tinggi, mereka juga harus bayar anak buahnya dengan uang, bukan dengan daun.
“Saya berharap teman teman segera menyelesaikan pembayaran sewa soundsystem, malu kita sebagai orang pergerakan dan kita akan selalu membutuhkan soundsystem,” kata Agus Sukandi.
Agus Sukandi juga menegaskan, apapun alasannya teman-teman pergerakan segera menyelesaikan apa yang menjadi tanggung jawabnya.
“Kita mengingat biyaya operasional yang mereka keluarkan juga tidak sedikit jadi mohon teman-teman pergerakan fahami itu,”imbuh Agus Sukandi.
Sementara itu, Ketua GPAN Lombok Tengah Lalu Subadri, dikonfirmasi media ini melalui phone berkali-kali, baik melalui chat WA, juga belum menanggapi hingga berita ini diterbitkan. (Andi)






















