PRAYAPOST.COM – Gara-gara saling olok, tangan pria di Lombok Barat putus ditebas seseorang dengan parang,Video dan gambarnya beredar luas di grup WhatsApp sehingga agak menghebohkan warga Nusa Tenggara Barat.
Dalam video dan gambar terlihat seorang pria di Lombok Barat kehilangan pergelangan tangannya.
Penganiayaan itu terjadi di Jalan Raya Dusun Prajurit, Desa Kuripan Selatan, Lombok Barat, Selasa (10/102023) sera pukul 20.30 WITA.
Dikonfirmasi Jumat (13/10/2023) pagi, Kapolres Lombok Barat, AKBP Bagus Nyoman Gede Junaidi mengatakan, tersangka pelaku sudah menyerahkan diri pada Kamis (12/10/2023) petang.
“Pelaku berinisial R sudah menyerahkan diri di Polsek Jonggat dan saat ini Buser Polres Lombok Barat bersama Kanit Reskrim Polsek menjemput tersangka di Polsek Jonggat,” jelas AKBP Bagus Nyoman Gede Junaidi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Korban penganiayaan, kata Kapolres, bernama Bohari alias Ebot (35).
Ebot sehari-hari bekerja sebagai buruh tani. Dia berasal dari Dusun Perendekan Utara, Desa Giri Sasak, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat.
Adapun kronologi kejadian sebagai berikut. Korban ditemukan dalam posisi tergeletak di jalan. Pergelangan tangan kanannya terpotong.
Dia dilarikan ke Rumah Sakit Tripat Gerung, Lombok Barat, Kejadian berawal saat korban dan pelaku konsumsi miras di Rumah Tanhar di Dusun Pelabu Barat, Desa Kuripan Selatan.
Keduanya saling olok pada saat konsumsi miras, Pelaku pulang dan menunggu korban di pertigaan Pelabu, kemudian Pada saat korban melintas menggunakan sepeda motor langsung dikejar pelaku sampai di jalan raya Dusun Prajurit depan bengkel Rumah Mahdan.
Pelaku menganiaya dan menebas pergelangan tangan kanan korban hingga terputus menggunakan sebilah parang dan
atas kejadian tersebut , Kapolres Lombok Barat mengimbau masyarakat agar tetap menjaga Kamtibmas.
“Lebih-lebih saat ini ada event internasional MotoGP Mandala 2023 dan mendekati pesta demokrasi pemilu 2024,” jelas Kapolres.
Ia juga meminta masyarakat agar tidak mengonsumsi minum minuman keras (miras) yang dapat membahayakan keselamatan orang lain dan diri sendiri.
Menurut Kapolres, saat ini korban masih dalam perawatan di Rumah Sakit Tripat Lombok Barat.






















