Polda NTB Hadirkan Solusi Cepat Krisis Air Gili Trawangan, Distribusi Kembali Normal

Jumat, 11 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM –  Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) bergerak cepat menanggulangi krisis air bersih yang sempat melumpuhkan aktivitas warga dan sektor pariwisata di Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara. Melalui langkah diplomasi cepat dan diskresi kepemimpinan, keran pendistribusian air bersih resmi dibuka kembali pada Kamis sore (10/9/2026).

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., mengungkapkan bahwa penanganan krisis ini memuncak setelah Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra R., S.E., M.H., turun langsung ke lapangan memimpin penyaluran bantuan sekaligus memediasi seluruh pihak yang terdampak.
“Kapolda NTB hadir langsung di Gili Trawangan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Selain menyalurkan bantuan darurat 15.000 liter air bersih menggunakan kapal Ditpolairud dan mobil tangki, Kapolda juga memfasilitasi komunikasi antara Pemda, PT Tiara Cipta Nirwana (TCN), serta para pelaku usaha,” ujar Kombes Pol. Mohammad Kholid.

Baca Juga :  Jelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Transportasi Laut Jadi Alternatif Akses Menuju Lombok

Sebelumnya, kelangkaan air bersih mengancam operasional puluhan hotel dan resort serta membebani ekonomi warga lokal. Dalam ruang dialog terbuka di Bale Adat Gili Trawangan, para pengelola akomodasi wisata dan tokoh masyarakat menyampaikan secara langsung besarnya dampak finansial serta kekhawatiran akan citra pariwisata internasional.

Menanggapi kondisi darurat tersebut, Kapolda NTB menjembatani kesepakatan penggunaan diskresi Bupati Lombok Utara dan Gubernur NTB yang didukung penuh Forkopimda. Langkah hukum dan administratif ini memberikan ruang bagi PT TCN untuk mengaktifkan kembali layanan distribusi air bersih selama kurun waktu enam bulan ke depan, sembari mendampingi proses perizinan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Baca Juga :  Pernyataan Menteri Desa terkait Wartawan Bodrek || Ini tanggapan Cecep Azhar

“Hasil nyata dari koordinasi intensif ini adalah dibukanya kembali keran operasional PT TCN pada pukul 18.00 WITA. Kini pasokan air bersih bertahap kembali mengalir ke rumah-rumah warga dan kawasan industri pariwisata,” jelas Kabid Humas.

Polda NTB menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pemulihan fasilitas publik dan menjaga situasi keamanan serta ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kawasan destinasi wisata prioritas tersebut agar tetap kondusif.

POST TERKAIT

Masjid Nurul Bilad The Mandalika Diperkuat, ITDC & BSI Sinergi Dukung Kehidupan Spiritual Masyarakat
Kapolda NTB Turun Langsung Simulasikan Arus Penonton MotoGP Mandalika
Pemkab Lombok Tengah Perkuat Keamanan Siber, Sekda Ingatkan Ancaman Peretasan Data Pemerintah
Polresta Loteng Selidiki Kematian Perempuan Ditemukan Terbakar di Kebun Batukliang
Polresta Loteng Terbitkan DPO Pimpinan Ponpes Terkait Dugaan Persetubuhan Anak di Praya Timur
Jelang MotoGP Mandalika, Polisi Cek Arus Penumpang dan Logistik di Pelabuhan Lembar
Polda NTB Terjunkan Tim URC Jatanras Amankan Kawasan Mandalika Jelang MotoGP 2026
Bank NTB Syariah Dukung Optimalisasi Penerimaan Daerah dari Sektor Perikanan dan Kelautan
Berita ini 13 kali dibaca
Tag :

POST TERKAIT

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:44 WITA

Masjid Nurul Bilad The Mandalika Diperkuat, ITDC & BSI Sinergi Dukung Kehidupan Spiritual Masyarakat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:50 WITA

Pemkab Lombok Tengah Perkuat Keamanan Siber, Sekda Ingatkan Ancaman Peretasan Data Pemerintah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:58 WITA

Polresta Loteng Selidiki Kematian Perempuan Ditemukan Terbakar di Kebun Batukliang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:55 WITA

Polresta Loteng Terbitkan DPO Pimpinan Ponpes Terkait Dugaan Persetubuhan Anak di Praya Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:25 WITA

Jelang MotoGP Mandalika, Polisi Cek Arus Penumpang dan Logistik di Pelabuhan Lembar

POST BARU