Makin Maju, Poltekpar Lombok Terapkan Sistem TI

Selasa, 30 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM – Sebuah program unggulan yang disebut Teaching Industri (TI) pada tahun 2024 ini, mulai dilaksanakan oleh Politeknik Pariwisata Lombok.

Direktur Poltekpar Lombok Dr.Ali Muhtasom mengungkapkan, TI atau pembelajaran berorientasi industri merupakan pembelajaran yang dilaksanakan oleh pendidkan tinggi melalui kerjasama dengan industri atau dunia usaha.

“Program ini mengintegrasikan kurikulum Pendidikan dengan kebutuhan dan dinamika perkembangan teknologi dan Industri. Ini sesuai Kerangka Acuan Kinerja Ditjen Penguatan Inovasi, Kemristekdikti, 2018,”kata Ali Muhtasom.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, TI merupakan elemen dari sebuah sistem pembelajaran holistic dan integratif. Sebagai sebuah elemen, pembelajaran berorientasi industri, memiliki hubungan dengan elemen dan subsistem lainnya dalam bentuk interaksi, interelasi, dan interkoneksi.

“Poltekpar Lombok saat ini telah memiliki dua Teaching Industry yaitu de Balen Soultan Hotel dan Pesilak Tour and Travel yang dalam operasionalnya melibatkan berbagai tahap,”imbuh Ali Muhtasom.

Baca Juga :  Bupati Lombok Tengah HL.Pathul Bahri, Kukuhkan Paskibraka 2024

Setidaknya ada enam tahapan dalam program tersebut. Pertama ,pembentukan Unit Khusus Pengelola TI dan penempatan staff yang berkualitas, serta membangun ekosistem yang melibatkan seluruh civitas akademika.

Kedua, perencanaan dan pemetaan kurikulum sehingga apa yang diajarkan di Laboratorium Program Studi/Teaching Factory in-line dengan apa yang diterapkan di Teaching Industry dan Industry yang sesungguhnya salah satunya dengan pengembangan materi pembelajaran dalam bentuk Standard Operating Procedure (SOP) yang sama penerapannya. SOP disusun dosen bersama mitra industri.

Tahap ketiga, proses pembelajaran yang terintegrasi dengan menugaskan mahasiswa untuk in-charge/belajar di Teaching Industry sesuai dengan level kompetensinya dan menugaskan dosen sebagai Teacher on Duty yang melakukan supervisi dan transfer pengetahuan serta menghadirkan praktisi industri untuk peningkatan kapasitas mahasiswa dan memastikan operasional masih berjalan sesuai dengan standar industri.

Keempat, program School Break Volunteering yang memberikan kesempatan bagi mahasisa dalam mengisi waktu liburan dengan in-charge/belajar di de Balen Soultan Hotel dan Pesilak Tour and Travel Tahap kelima adalah proses penilaian terhadap mahasiswa melalui proses konversi dan evaluasi. Proses evaluasi juga dilakukan terhadap program Teaching Industry dan terus berproses.

Baca Juga :  Wujudkan Green Destination, ITDC dan Signify Tandatangani Nota Kesepahaman Bersama untuk Penerapan Teknologi Pencahayaan Berkelanjutan

“Dan terakhir adalah pengakuan terhadap mahasisa dan dosen yang melaksanakan tugas di Teaching Industry dengan nota dinas, sertifkat, dan pemilihan the best students inchar,”papar Ali Muhtasom.

Adapun di Politeknik Pariwisata Lombok saat ini sebanyak 4 Kelompok Teaching Industri, yakni hotel, Tour and Travel, Konsultan dan Teaching Industry.

Menurut Dr Ali,dalam poses pembelajaran yang terintegrasi dengan menugaskan mahasiswa untuk in-charge/belajar di TI sesuai dengan level kompetensinya dan menugaskan dosen sebagai Teacher on Duty yang melakukan supervisi dan transfer pengetahuan serta menghadirkan praktisi industri untuk peningkatan kapasitas mahasiswa dan memastikan operasional masih berjalan sesuai dengan standar industri.

Baca Juga :  Festival Bau Nyale 2026 Berlangsung di Pantai Seger Kuta Mandalika, Ajang Pelestarian Budaya dan Penggerak Pariwisata

Program School Break Volunteering yang memberikan kesempatan bagi mahasisww dalam mengisi waktu liburan dengan in-charge/belajar di de Balen Soultan Hotel dan Pesilak Tour and Travel

“Proses penilaian terhadap mahasiswa melalui proses konversi dan evaluasi. Proses evaluasi juga dilakukan terhadap program Teaching Industry dan terus berproses,”jelas Dr.Ali.

Pengakuan terhadap mahasiswa dan dosen yang melaksanakan tugas di Teaching Industry dengan nota dinas, sertifkat, dan pemilihan the best students incharge

Adapun manfaat yang diperoleh mahasiswa dengan berperan aktif di Teaching Industry diantaranya: Peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan bidang studi masing-masing.

Diantaranya meningkatkan peluang karir dan membuka pintu untuk kesempatan pekerjaan yang lebih baik. Membangun jaringan dan hubungan professional dengan sesame mahasiswa, dosen, dan praktisi industri dalam kegiatan di Teaching Industry .

” Program Teaching Industry ini merupakan stategi unggulan di dibandingkan dengan Poltekpar lain,” pungkas Dr.Ali.

 

POST TERKAIT

Wabup Lombok Tengah Dorong Penguatan PPID di 88 SMP Negeri
IKA MT AL-Kahfi FKIP Unram Kembali Akan Menggelar Lomba Olimpiade Matematika (LOM) ke-4 se Bali Nusra
Menteri Pariwisata Buka SBM 2026, Poltekpar Lombok Undang Putra-Putri Terbaik Indonesia
IKA MT AL-KAHFI FKIP UNRAM Sukses Gelar LOM ke-3
Capaian Gemilang Poltekpar Lombok: Akreditasi Unggul dan Lulusan Siap Go Global
IKA MT AL-Kahfi FKIP Unram Kembali Gelar Lomba Olimpiade Matematika (LOM) ke III
Dari Kelas ke Hotel, Poltekpar Lombok Siapkan Lulusan Siap Kerja Lewat TILC
Sekolah Pelosok Mampu Bersaing Mengalahkan Sekolah Favorit || Olimpiade Rupiah Bank Indonesia (BI) NTB.
Berita ini 4 kali dibaca

POST TERKAIT

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:20 WITA

Wabup Lombok Tengah Dorong Penguatan PPID di 88 SMP Negeri

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:21 WITA

IKA MT AL-Kahfi FKIP Unram Kembali Akan Menggelar Lomba Olimpiade Matematika (LOM) ke-4 se Bali Nusra

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:27 WITA

Menteri Pariwisata Buka SBM 2026, Poltekpar Lombok Undang Putra-Putri Terbaik Indonesia

Jumat, 28 November 2025 - 14:27 WITA

IKA MT AL-KAHFI FKIP UNRAM Sukses Gelar LOM ke-3

Minggu, 26 Oktober 2025 - 05:39 WITA

Capaian Gemilang Poltekpar Lombok: Akreditasi Unggul dan Lulusan Siap Go Global

POST BARU