PRAYAPOST.COM – Sekolah pelosok umumnya kesulitan bersaing dengan sekolah favorit di kota karena perbedaan akses terhadap infrastruktur, tenaga pendidik berkualitas, dan fasilitas pendukung yang memadai untuk pembelajaran dan pengembangan minat siswa.
Namun, dengan pendekatan yang tepat, sekolah pelosok bisa mengoptimalkan kelebihan sumber daya lokal, membangun komunitas yang kuat, dan fokus pada keterampilan relevan yang dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan kesiapan siswa untuk masa depan, meskipun dengan memanfaatkan keterbatasan yang ada
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekolah favorit yang selama ini menjadi kebanggaan masyarakat lombok tengah seperti SDN 22 Praya dan SMA 1 Praya kalah saing dengan sekolah yang ada di pelosok desa pada lomba olimpiade rupiah bank Indonesia NTB yang digelar secara daring pada 12/8/2025 lalu.
Berikut Nama dan asal sekolah yang keluar sebagai juara pada olimpiade rupiah bank Indonesian NTB yang berasal dari lombok tengah :
Tingkat dasar (SD ) sebagai juara pertama ( Ammina Rosada) dari SDN Montong Bagek, (janeperia) Juara Dua dari SDN 1 Barejulat, ( Szilqiya Khawarizmi Muzakki), dan juara tiga (Aidil Auzida) dari SDN Montong Bagek.
Tingkat Menengah (SMP) sebagai juara pertama dari SMPN 1 Batukliang ( Baiq. Alena Saptari) Juara dua SMPN 1 Kopang ( Nurut Asma’ul Husna) dan Juara Tiga ( L.Riski Pandana Panggabean) dari SMPN 1 Kopang.
Tingkat atas (SMA) Juara satu,dua dan tiga berasal dari SMAN 1 Kopang dan keluar sebagai finalis sebagai juara pertama ( Al Fito Gustaf Diki Zakaria) juara dua ( Baiq.Najwa Aulia) dan juara tiga ( Eliza Apriliana).
Dan berikut juga kami tampilkan daftar nama dan asal sekolah dan perolehan SCOR pada olimpiade tersebut.























