Mahasiswa KKN PMD di Jelantik, Membuat Sampah Organik Jadi Pupuk Konpos

Sabtu, 20 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM – Kelompok mahasiswa KKN pemberdayaan masyarakat desa (PMD) Universitas Mataram di Desa Jelantik, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, NTB, membuat sampah organik menjadi pupuk kompos.

Ketua KKN PMD Unram Jelantik, Imam Hanafi Isbat, Jumat 19 Januari 2024 kepada wartawan menyampaikan, membuat pupuk kompos itu sesuai hasil assessment yang telah dilakukan beberapa kali kepada Kades Jelantik.

“Kades Jelantik menyampaikan kepada kami, kalau sampah merupakan masalah yang saat ini membutuhkan solusi dalam penyelesaianya,”kata Imam, akrabnya.

Dan kegiatan itu akan dipusatkan di Dusun Dangah yang diawali dengan dilakukanya sosialisasi mengenai program olah sampah organik jadi pupuk kompos tersebut.

“Program inilah yang menjadi tawaran solusi dari kami, dengan menggandeng Dinas Pertanian dan Peternakan Lombok Tngah, “ungkap Imam.

Selain sosialisasi, pihaknya lanjut Imam, juga memberikan pelatihan secara langsung kepada masyarakat, dengan harapan bisa langsung diterapkan oleh masyarakat.

Sehingga sampah yang menjadi permasalahan selama ini imbuh Imam, bisa diminimalisir secara bertahap dengan memanfaatkannya menjadi pupuk organik.

Baca Juga :  Bank NTB Syariah Dinilai Sehat || DPRD NTB Apresiasi Kinerja Keuangan

“Apalagi melihat dari potensi yang ada di Desa Jelantik yaitu pada bidang pertanian dan peternakanya,”pungkas Imam.

Sementara itu, Kades Jelantik, Mariadi, memberikan apresiasi atas progaram yang dijalankan oleh KKN PMD Unram di desanya tersebut.

Diakui kades, permasalahan yang terus menerus dihadapi, sampah yang terus kian menumpuk dan belum menemukan solusi yang tepat untuk menyelesaikanya.

“Kegiatan pembuatan pupuk kompos dengan memanfaatkan limbah organik yang di programkan oleh adik-adik KKN PMD Unram ini sangat dibutuhkan untuk terus diadakan,”kata Kades bersahaja ini.

Baca Juga :  Expo Gumi Jelantik Mahasiswa KKN Poltekkes Kemenkes Mataram || Mendapat Tanggapan Positip Kapus Ubung.

Selain bisa selesaikan persoalan sampah, kegiatan itu bisa menyalurkan pembelajaran kepada masyarakat secara terus menerus. Sehingga nantinya, sampah yang ada bisa dimanfaatkan kembali.

Hal itu, sedikit tidaknya masyarakat tidak memiliki ketergantungan lagi pada pupuk kimia yang semakin minim, bahkan terbilang mahal untuk para petani.

“Jadi kenapa tidak kita manfaatkan permasalahan sampah yang ada ini. Karena itu kami sangat menyambut baik program KKN PMD Unram ini,” pungas Mariadi.

POST TERKAIT

Masjid Nurul Bilad The Mandalika Diperkuat, ITDC & BSI Sinergi Dukung Kehidupan Spiritual Masyarakat
Kapolda NTB Turun Langsung Simulasikan Arus Penonton MotoGP Mandalika
Pemkab Lombok Tengah Perkuat Keamanan Siber, Sekda Ingatkan Ancaman Peretasan Data Pemerintah
Polresta Loteng Selidiki Kematian Perempuan Ditemukan Terbakar di Kebun Batukliang
Polresta Loteng Terbitkan DPO Pimpinan Ponpes Terkait Dugaan Persetubuhan Anak di Praya Timur
Jelang MotoGP Mandalika, Polisi Cek Arus Penumpang dan Logistik di Pelabuhan Lembar
Polda NTB Terjunkan Tim URC Jatanras Amankan Kawasan Mandalika Jelang MotoGP 2026
Bank NTB Syariah Dukung Optimalisasi Penerimaan Daerah dari Sektor Perikanan dan Kelautan
Berita ini 61 kali dibaca

POST TERKAIT

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:44 WITA

Masjid Nurul Bilad The Mandalika Diperkuat, ITDC & BSI Sinergi Dukung Kehidupan Spiritual Masyarakat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:50 WITA

Pemkab Lombok Tengah Perkuat Keamanan Siber, Sekda Ingatkan Ancaman Peretasan Data Pemerintah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:58 WITA

Polresta Loteng Selidiki Kematian Perempuan Ditemukan Terbakar di Kebun Batukliang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:55 WITA

Polresta Loteng Terbitkan DPO Pimpinan Ponpes Terkait Dugaan Persetubuhan Anak di Praya Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:25 WITA

Jelang MotoGP Mandalika, Polisi Cek Arus Penumpang dan Logistik di Pelabuhan Lembar

POST BARU