Korban Keracunan MBG Di Kecamatan Pringasela Lotim Capai 35 Orang

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM – Dugaan kasus keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di wilayah Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus bertambah. Data dari korwil BGN Lombok Timur sampai hari ini mencapai 35 orang.

‎Menindaklanjuti kejadian tersebut, Satgas MBG Lombok Timur bersama Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Lotim langsung turun ke lapangan untuk melihat kondisi para siswa sekaligus memastikan penanganan berjalan optimal.

Baca Juga :  Kontrak PT TCN di Era Pertama Najmul Akhyar Disorot, KASTA Pertanyakan Proses Pengadaan 2017

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Ketua Satgas BGN Lombok Timur H.Ahyan menyebutkan dari total 35 orang korban sudah dipulangkan 28 orang setelah mendapatkan perawatan intensif dan tujuh orang masih di rawat di Puskesmas Pengadangan.

 

‎”Ya total penderita sampai saat ini 35 orang dan 28 orang sudah dipulangkan karena kondisi kesehatannya sudah membaik. Sedangkan yang 7 orang masih dirawat dengan intensif,”terang H.Ahyan. Sabtu (24/04/2026)

Baca Juga :  DPP KASTA NTB Apresiasi Pemkab Lombok Utara atas Bantuan Hibah Ambulance

 

‎Kepala Dinas Kesehatan Lotim H.Lalu Aries Fahrozi menyampaikan sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan telah dikirim ke Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) untuk dilakukan uji laboratorium.

 

‎“Sampel makanan sudah dikirim ke BBPOM dan hasilnya kita tunggu sekitar satu atau dua Minggu kedepan,”ungkap H.L.Aries Fahrozi.

‎Sementra itu, Ketua Satgas MBG NTB, Pathul Gani, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dan menindaklanjuti dengan laporan khusus ke BGN, termasuk kronologis kejadian.

Baca Juga :  Lombok Tengah Raih Opini WTP ke-13 Berturut-Turut dari BPK

 

‎Ia menegaskan, penelusuran akan dilakukan secara menyeluruh mulai dari sumber bahan baku, proses pengolahan, hingga distribusi makanan ke penerima manfaat.

‎“Karena ini masuk kejadian menonjol, saat ini masih proses cek sampel makanan untuk memastikan penyebab gejala mual pada penerima manfaat,” katanya.

POST TERKAIT

Masjid Nurul Bilad The Mandalika Diperkuat, ITDC & BSI Sinergi Dukung Kehidupan Spiritual Masyarakat
Kapolda NTB Turun Langsung Simulasikan Arus Penonton MotoGP Mandalika
Pemkab Lombok Tengah Perkuat Keamanan Siber, Sekda Ingatkan Ancaman Peretasan Data Pemerintah
Polresta Loteng Selidiki Kematian Perempuan Ditemukan Terbakar di Kebun Batukliang
Polresta Loteng Terbitkan DPO Pimpinan Ponpes Terkait Dugaan Persetubuhan Anak di Praya Timur
Jelang MotoGP Mandalika, Polisi Cek Arus Penumpang dan Logistik di Pelabuhan Lembar
Polda NTB Terjunkan Tim URC Jatanras Amankan Kawasan Mandalika Jelang MotoGP 2026
Bank NTB Syariah Dukung Optimalisasi Penerimaan Daerah dari Sektor Perikanan dan Kelautan
Berita ini 17 kali dibaca
Tag :

POST TERKAIT

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:44 WITA

Masjid Nurul Bilad The Mandalika Diperkuat, ITDC & BSI Sinergi Dukung Kehidupan Spiritual Masyarakat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:50 WITA

Pemkab Lombok Tengah Perkuat Keamanan Siber, Sekda Ingatkan Ancaman Peretasan Data Pemerintah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:58 WITA

Polresta Loteng Selidiki Kematian Perempuan Ditemukan Terbakar di Kebun Batukliang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:55 WITA

Polresta Loteng Terbitkan DPO Pimpinan Ponpes Terkait Dugaan Persetubuhan Anak di Praya Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:25 WITA

Jelang MotoGP Mandalika, Polisi Cek Arus Penumpang dan Logistik di Pelabuhan Lembar

POST BARU