Ketua Panwascam Asmarakandi Memilih Untuk Menghindar || Menolak Hasil Pleno

Kamis, 29 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM – Ketua panwascam Lalu Asmarakandi menghindar dari kericuhan yang terjadi saat Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilu 2024 di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Jonggat, Kabupaten lombok tengah 

Lalu Asmarakandi saat dikonfirmasi melalui phonsel 29/2/2024 mengatakan panwas tidak bisa melakukan penggelembungan suara karena bukan panwas yang memegang system yang menjadi eksekutor di sini adalah PPK sementara posisi panwas hampir sama dengan saksi.

Baca Juga :  Kasta NTB Menurunkan Tim Investigasi Ke Tiga Gili ||   proses produksi PT TCN "Pembohongan publik"

Sempat meminta skor karena menemukan ada perbedaan angka yang cukup drastis namun, pihak PPK tetep memilih untuk melanjutkan dan membacakan secara cepat dan berdalih berdasarkan C-salinan akhirnya dirinya memilih untuk menghindar karena tidak mau menandatangani berita acara pleno yang dilakukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengetahui ada perbedaan angka yang cukup drastis Asmarakandi memilih untuk menghindar agar tidak menandatangani berita acara pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilu 2024.

Baca Juga :  Santri Tidak Lanjutkan Sekolah di Tempat Ijazah Ditahan || Ponpes Ini Diduga Pungli Dengan Dalih Denda

“kalau saya tanda tangan berarti saya menyetujui hasil peleno tersebut makanya saya memilih untuk menghindar”

Kemampuan kami untuk masuk sirekap sangat terbatas,kapan dia melakukan penambahan dan pengurangan kita juga tidak tau karena yang menguasai sirekap ini adalah PPK.

menurutnya PPK juga sudah menyalahi prosedur yang seharusnya hasil rekap itu dibagikan terlebih dahulu kepada saksi dan sebagainya untuk membandingkan dan untuk pengecekan jika terdapat hasil yang berbeda maka akan dilakukan perbaikan oleh PPK ,tapi yang terjadi malah tidak diberikan.katanya

Baca Juga :  Terpilih Dan Menang || Oknum Caleg 2024  Diduga Pakai Ijazah Palsu

Lanjut Asmarakandi bagaimanapun caranya kalau kami belum menandatangani berita acara pleno maka hasilnya tersebut belum dinyatakan sah dan PPK juga tidak menjalankan sesuai dengan PKPU nomor 5 2024.

POST TERKAIT

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade
Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat
Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok
Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan
Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor
Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak dan Panen Raya di Sembalun
Panitia Pilkades Labulia Tetapkan 9.068 DPT Secara Terbuka
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Berita ini 12 kali dibaca

POST TERKAIT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:34 WITA

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:06 WITA

Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:47 WITA

Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:37 WITA

Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor

POST BARU