PRAYAPOST.COM – Melalui rilis yang disampaikan kepada media, Presiden Kasta NTB, Lalu Wink Haris, menyampaikan sejumlah catatan kritis menjelang satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Iqbal–Dinda.19/2/2026.
Menurutnya, komitmen mewujudkan birokrasi berbasis meritokrasi dinilai belum berjalan optimal. Sejumlah jabatan strategis di OPD masih diisi pelaksana harian, termasuk posisi Sekretaris Daerah yang masa tugasnya diperpanjang. Demosi beberapa pejabat eselon II juga memunculkan pertanyaan publik.
Kasta NTB turut menyoroti pengangkatan eks tim sukses di BUMD yang dinilai tidak sejalan dengan komitmen awal untuk menempatkan kalangan profesional. Pembentukan Tim Percepatan Pemprov NTB juga dikritik karena dianggap belum menunjukkan efektivitas dan dinilai membebani anggaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, sejumlah program strategis seperti Desa Berdaya, stabilisasi harga pangan, jaminan harga hasil pertanian, penyelesaian krisis air bersih, hingga target 100 ribu lapangan kerja baru dinilai belum menunjukkan hasil signifikan. Kebijakan pemutusan 518 tenaga honorer juga dipertanyakan karena dinilai berpotensi menambah angka pengangguran.
“Atas berbagai catatan itu, slogan Makmur Mendunia masih jauh dari harapan,” ujar Lalu Wink Haris dalam rilis tersebut.






















