Desak Efisiensi Anggaran || Lalu Badri Minta BGN Pusat Hentikan Pembangunan SPPG Baru

Senin, 2 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat didesak untuk segera menghentikan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru, khususnya di Desa Sukarara dan sejumlah desa lain yang dinilai telah memiliki SPPG aktif serta mampu mengakomodasi seluruh penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Desakan tersebut disampaikan oleh Lalu Badri sebagai respons atas potensi pemborosan anggaran negara akibat pembangunan SPPG yang dianggap tidak tepat sasaran.

“BGN Pusat harus segera menghentikan pembangunan SPPG baru di Desa Sukarara, bahkan di desa-desa lain yang SPPG-nya sudah ada dan mampu meng-cover seluruh penerima manfaat,” tegas Lalu Badri, Jumat (31/1/2026).

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjaga efisiensi keuangan negara. Ia menilai, pembangunan SPPG yang tidak berbasis kebutuhan riil berpotensi memicu pembengkakan anggaran dan berdampak pada pemangkasan dana transfer pusat serta anggaran strategis lainnya.

“Jika ini dihentikan, negara bisa menghemat anggaran lebih besar. Sehingga tidak perlu terjadi pemangkasan dana transfer pusat maupun anggaran lain. Dana Desa yang saat ini ditiadakan pun bisa kembali diberikan ke desa-desa seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Masyarakat Peduli Desa Prako Gelar Aksi Damai || Desak Kades Cabut SK Pemberhentian Kadus

Selain itu, Lalu Badri menyoroti masih banyak wilayah di Indonesia yang hingga kini belum tersentuh program MBG. Ia menyebut wilayah selatan Pulau Lombok sebagai salah satu daerah yang masih membutuhkan perhatian serius dari pemerintah pusat.

“Di wilayah selatan Pulau Lombok masih banyak masyarakat penerima manfaat yang belum tersentuh program MBG dan masih menanti bantuan pangan. Kenapa pembangunan SPPG baru tidak dialihkan ke wilayah-wilayah tersebut yang lebih membutuhkan,” katanya.

Ia menegaskan, BGN Pusat harus segera menindaklanjuti persoalan tersebut secara serius. Jika tidak, pihaknya menyatakan akan terus menyuarakan aspirasi masyarakat, termasuk melalui aksi unjuk rasa.

Baca Juga :  Politik Sehat || Korem 162/WB Gelar Talkshow Literasi Digital Milenial 2023.

“Kalau ini tidak ditanggapi secara serius, kami akan terus bersuara. Bahkan jika diperlukan, kami siap mengerahkan massa untuk melakukan aksi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Lalu Badri juga mengingatkan adanya dugaan keterlibatan pemodal besar di balik maraknya pembangunan SPPG baru. Ia meminta agar program strategis nasional tersebut tidak dikuasai oleh kepentingan kapitalis.

“Saya mendengar ada pemodal-pemodal dari kaum kapitalis di balik munculnya SPPG-SPPG baru ini. Jangan sampai kemarahan rakyat nanti justru tidak terbendung,” pungkasnya.

POST TERKAIT

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade
Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat
Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok
Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan
Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor
Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak dan Panen Raya di Sembalun
Panitia Pilkades Labulia Tetapkan 9.068 DPT Secara Terbuka
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Berita ini 97 kali dibaca

POST TERKAIT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:34 WITA

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:06 WITA

Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:47 WITA

Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:37 WITA

Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor

POST BARU