Festival Bau Nyale 2026 Berlangsung di Pantai Seger Kuta Mandalika, Ajang Pelestarian Budaya dan Penggerak Pariwisata

Minggu, 8 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM — Festival Bau Nyale 2026 kembali digelar di Pantai Seger, Kuta Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, sebagai agenda tahunan pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB) yang mengangkat nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat Sasak.

Festival yang berakar pada legenda pengorbanan Putri Mandalika ini menjadi daya tarik utama wisatawan sekaligus penggerak ekonomi masyarakat. Ribuan masyarakat dari berbagai daerah di NTB berbaur bersama wisatawan mancanegara memadati kawasan Pantai Seger sejak siang hari.

Baca Juga :  Lepas Atlet Judo, Bupati Minta Jaga Nama Daerah

Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal dalam sambutannya menyampaikan bahwa nilai pengorbanan Putri Mandalika merupakan kearifan lokal yang relevan dalam mendukung pembangunan daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengorbanan seperti yang dilakukan Putri Mandalika dalam legenda adalah kearifan lokal yang mengiringi doa kita dalam membangun NTB yang makmur dan mendunia,” ujar Gubernur.

Meski sejumlah rangkaian acara tidak dapat ditampilkan akibat kondisi cuaca, Festival Bau Nyale 2026 tetap berlangsung meriah. Pembukaan dengan kesenian tradisi Betandak menghadirkan suasana khas budaya Sasak dan menghidupkan kembali makna tradisi Bau Nyale sebagai ritual masyarakat pesisir.

Baca Juga :  KPK Observasi Desa Teruwai Sebagai Lokasi Perluasan Desa antikorupsi

Antusiasme pengunjung juga tercermin dari berbagai testimoni. Mak Ace (65), warga Kabupaten Lombok Utara, mengaku sengaja datang bersama keluarga untuk menikmati suasana festival sekaligus menyaksikan tradisi Bau Nyale.

“Sambil liburan bersama keluarga, kami juga ingin melihat langsung tradisi menangkap nyale,” ujarnya.

Sementara itu, Christina (30), wisatawan asal Perancis, mengaku tertarik menghadiri Festival Bau Nyale setelah mendengar kisah Putri Mandalika saat berlibur di kawasan Kuta Mandalika.

Baca Juga :  Polres Lombok Tengah Selidiki Dugaan Pemalsuan Surat di Praya Barat, Terlapor Berinisial MND

“Saya belum pernah mendengar Festival Bau Nyale sebelumnya. Setelah mengetahui ceritanya dan berada di Kuta, saya tertarik datang untuk melihat langsung tradisinya,” katanya.

Festival Bau Nyale 2026 diharapkan terus menjadi sarana pelestarian budaya, penguatan sektor pariwisata, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Lombok Tengah dan Nusa Tenggara Barat.

POST TERKAIT

Rahman Rahim Day Sasar 4000 lebih Anak Yatim di Lombok Tengah
Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut
Manfaatkan Lahan Kering, Panen Raya 300 Pohon Kopi di Segala Anyar
Tersebar di 8 Kecamatan, Ini Daftar 17 Desa Prioritas di Loteng
Pemkab Lombok Tengah Gelar Lebaran Ketupat di Bencingah Masmirah, Bupati: Momentum Pererat Silaturahmi
Wabup HM Nursiah Pimpin Intervensi Terpadu, Anak Penderita Hidrosefalus di Kawo Dapat Dukungan Lintas Sektor
Datangkan 1 Ton Cabai dari Enrekang, Pemkab Lombok Tengah Tekan Harga di Bulan Ramadan
Pemkab Lombok Tengah Dorong Percepatan Pendidikan Inklusif Berbasis Data
Berita ini 16 kali dibaca
Tag :

POST TERKAIT

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:19 WITA

Rahman Rahim Day Sasar 4000 lebih Anak Yatim di Lombok Tengah

Senin, 25 Mei 2026 - 17:58 WITA

Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut

Senin, 13 April 2026 - 06:59 WITA

Manfaatkan Lahan Kering, Panen Raya 300 Pohon Kopi di Segala Anyar

Kamis, 9 April 2026 - 08:08 WITA

Tersebar di 8 Kecamatan, Ini Daftar 17 Desa Prioritas di Loteng

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:58 WITA

Pemkab Lombok Tengah Gelar Lebaran Ketupat di Bencingah Masmirah, Bupati: Momentum Pererat Silaturahmi

POST BARU