API NTB dan KTI Praya Timur Kecam Dugaan Pelecehan Seksual || Desak APH Usut Tuntas

Jumat, 30 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM– Dugaan kasus pelecehan seksual terhadap perempuan dan anak yang terjadi di Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, mendapat perhatian serius dari kalangan pemuda. Asosiasi Pemuda Inspirator NTB (API NTB) bersama Karang Taruna Indonesia (KTI) Kecamatan Praya Timur menyatakan sikap tegas mengecam segala bentuk kejahatan seksual serta mendukung aparat penegak hukum (APH) untuk mengusut kasus tersebut hingga tuntas.

Ketua Umum API NTB, Haikal Firmansyah, menegaskan bahwa pelecehan seksual merupakan kejahatan serius yang tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak nilai moral, kemanusiaan, dan masa depan korban.

Baca Juga :  ‎Kecelakaan Tragis Menimpa Pelajar 16th ||Sat Lantas Polres Loteng Olah TKP. ‎

“Kami mengecam keras segala bentuk pelecehan seksual, terlebih yang menimpa perempuan dan anak. Ini adalah kejahatan kemanusiaan yang tidak bisa ditoleransi. API NTB mendorong aparat penegak hukum agar bertindak tegas, profesional, dan transparan dalam menangani kasus ini,” tegas Haikal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap korban serta memastikan proses hukum berjalan tanpa intimidasi, tekanan, maupun upaya menutupi perkara.

“Korban harus dilindungi, bukan justru ditakut-takuti. Negara harus hadir, dan hukum harus ditegakkan di atas keadilan, bukan atas dasar kekuasaan atau jabatan,” tambahnya.

Baca Juga :  Klarifikasi Matrik Data Consulting Terhadap Pemberitaan Survei SKP PDAM 2026

Sementara itu, Ketua Umum KTI Praya Timur, Lalu Muammar Putraji, menyatakan pihaknya siap mengawal proses hukum hingga tuntas agar kasus serupa tidak kembali terjadi di wilayah Praya Timur.

“Kami dari KTI Praya Timur siap mendukung penuh APH dalam mengusut kasus ini. Kami ingin keadilan benar-benar ditegakkan dan memberikan efek jera bagi pelaku,” ujarnya.

Menurut Muammar, kejahatan seksual tidak boleh dipandang sebagai persoalan biasa atau diselesaikan di luar jalur hukum, mengingat dampak jangka panjang yang ditimbulkan bagi korban, keluarga, dan masyarakat.

Baca Juga :  Wabup Lombok Tengah Pimpin Rakor Sekolah Rakyat || Dokumen ke Kemensos Dikirim Pekan Depan

Selain itu, API NTB dan KTI Praya Timur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berani bersuara, tidak menormalisasi kekerasan seksual, serta aktif melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan tindakan serupa di lingkungan sekitar.

“Praya Timur harus menjadi wilayah yang aman bagi perempuan dan anak. Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan seksual di tengah masyarakat,” tegas Muammar.

Kedua organisasi kepemudaan tersebut menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penanganan kasus ini hingga tuntas di ranah hukum, sekaligus mendorong edukasi publik guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya serta pencegahan kekerasan seksual.

POST TERKAIT

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade
Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat
Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok
Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan
Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor
Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak dan Panen Raya di Sembalun
Panitia Pilkades Labulia Tetapkan 9.068 DPT Secara Terbuka
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Berita ini 181 kali dibaca

POST TERKAIT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:34 WITA

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:06 WITA

Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:47 WITA

Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:37 WITA

Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor

POST BARU