Pemprov NTB Optimistis MotoGP Mandalika 2025 Dongkrak Ekonomi Daerah

Jumat, 19 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) berharap gelaran keempat MotoGP, Grand Prix of Indonesia di Sirkuit Mandalika, Kuta, Lombok Tengah, pada 3–5 Oktober 2025 dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

 

“Kami berkomitmen agar event internasional ini menjadi jendela dunia bagi NTB dan memberi manfaat nyata bagi peningkatan pendapatan masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Kepala Dinas Kominfotik NTB, Yusron Hadi, saat Bincang Kamisan di UPT Layanan Digital Dinas Kominfotik, Kamis (18/9).

 

Salah satu langkah yang ditempuh adalah memastikan ketersediaan akomodasi dengan harga terjangkau di berbagai destinasi wisata, sekaligus melibatkan pelaku UMKM. Sekretaris Dinas Pariwisata NTB, Mulki, menegaskan pentingnya kesadaran para pengelola wisata untuk tidak menaikkan harga secara berlebihan.

 

“Event ini bukan kali pertama digelar. Dengan tarif akomodasi yang wajar, penonton MotoGP akan tetap memilih menginap di Lombok, bukan daerah lain,” ujarnya.

 

Untuk mengatasi persoalan harga dan ketersediaan akomodasi, Pemprov menyiapkan patroli daring, pendekatan langsung ke pengelola wisata, hingga pembentukan satgas khusus.

Baca Juga :  Simpatisan PPP Ancam Kepung Kantor DPC PPP dan KPU Lombok Tengah

 

Dukungan juga datang dari sektor UMKM. Kepala Dinas Koperasi dan UMKM NTB, Masyhuri, menyebut sebanyak 670 UMKM kuliner dan produk ekonomi kreatif akan terlibat. Selain itu, akan digelar pertunjukan budaya dan kesenian dengan partisipasi pelaku pariwisata se-Indonesia.

 

Dari sisi kesehatan, Kepala Dinas Kesehatan NTB, Hamzi Fikri, menuturkan 560 tenaga medis dan fasilitas pendukung telah disiapkan di sejumlah titik layanan. “Pengawasan lingkungan dan tren penyakit global juga kami antisipasi agar event berjalan aman,” katanya.

 

Baca Juga :  BIZAM Pastikan Kesiapan Penuh Layani Penumpang Jelang Libur Nataru

Sementara itu, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria, memaparkan gelaran MotoGP tahun lalu menghasilkan dampak ekonomi signifikan. Dari belanja Rp320 miliar, tercatat pemasukan Rp544 miliar dengan jumlah penonton mencapai 121 ribu orang. Event tersebut juga menyumbang kenaikan PDRB NTB sebesar Rp291 miliar dan kontribusi nasional Rp4,8 triliun.

 

“Tahun ini multiplier effect diperkirakan 7,5 kali lipat, melibatkan 3.000 tenaga kerja lokal, promosi NTB oleh 250 media dunia di 200 negara, serta menjangkau jutaan fanbase MotoGP di media sosial,” ujar Priandhi.

POST TERKAIT

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade
Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat
Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok
Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan
Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor
Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak dan Panen Raya di Sembalun
Panitia Pilkades Labulia Tetapkan 9.068 DPT Secara Terbuka
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Berita ini 32 kali dibaca

POST TERKAIT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:34 WITA

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:06 WITA

Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:47 WITA

Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:37 WITA

Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor

POST BARU