HIPMI Dorong Pengembangan Potensi Wirausaha Muda Sebagai Solusi di Tengah Besarnya Efisiensi Anggaran

Sabtu, 8 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM – Keluarnya instruksi presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dan APBD. Yang dipertegas oleh Surat Menteri Keuangan Nomor S-37/MK.02/2025. Telah menimbulkan banyak sekali pro dan kontra di kalangan Masyarakat, mengingat sekali banyak Sektor Ekonomi yang akan Terdamfak atas kebijakan ini.

Salah satu yang paling merasakan akibat dari kebijakan ini adalah pengusaha-pengusaha yang Kegiatannya berkaitan dengan proyek-proyek pemerintah dan bagian dari merasakan multiplayer effectnya. Ini tentu harus di kaji dengan sangat matang, dimana ada program yang baru akan di laksanakan tapi menghabiskan anggaran yang begitu besar yaitu program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga :  Kepala Desa Gemel Bersama Aparat Laksanakan Sambang Gubuk, Perkuat Keamanan Wilayah

Melihat Keadaan ini, Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Kabupaten Lombok Tengah mendorong peran aktif Pemerintah Daerah dan Pusat untuk membantu memfasilitasi, memberikan pelatihan, dan juga menyiapkan berbagai kebutuhan lainnya sehingga bisa mendorong lahirnya banyak Wirausaha baru atau Enterpreneur di daerah.

“Kami mendorong Pemerintah Pusat dan Daerahmembantu memfasilitasi, memberikan pelatihan, dan juga menyiapkan berbagai kebutuhan untuk Para Calon Enterpreneur”. Ungkap Muhammad Alamsyah, Selaku Ketua BPC HIPMI Kabupaten Lombok Tengah.

Lebih Lanjut, Alamsyah menyampaikan damfak yang luar biasa juga bisa di Timbulkan oleh adanya para pengusaha muda.

“Contohnya yg di sampaikan Ketua HIPMI NTB, ada 700 Anggota HIPMI yang memiliki rata-rata Omzet sampai 1 milyar kalo di hitung berarti ada perputaran uang bisa sampai 700 Milyar, Bagaimana Jika ada 5000 Sampai 10.000 Wirausaha Baru, Akan Memberikan damfak yang sangat Dahsyat untuk Perekonomian”. Ungkap Pria yang baru saja menyelesaikan pendidikan Magister Ekonominya ini.

Baca Juga :  Kongres X LMND Tetap Peka Dengan Situasi Nasional || Begini Pernyataan Sikapnya

Untuk itu, Kolaborasi antara semua pihak sangat di Perlukan. Terutama dalam menghadapi tentangan Ekonomi Kedepannya.

“Kami berharap Kolaborasi semua Pihak bisa semakin baik, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi kedepannya”. Tutup Pengusaha Asal Praya ini.

POST TERKAIT

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade
Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat
Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok
Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan
Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor
Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak dan Panen Raya di Sembalun
Panitia Pilkades Labulia Tetapkan 9.068 DPT Secara Terbuka
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Berita ini 37 kali dibaca
Tag :

POST TERKAIT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:34 WITA

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:06 WITA

Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:47 WITA

Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:37 WITA

Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor

POST BARU