Mandalika Festival of Speed Round 3: Aksi Seru di Kelas Krida Agya One Make Race

Senin, 27 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_0

oplus_0

PRAYAPOST.COM – Aksi seru para pembalap tersaji di kelas Krida Agya One Make Race (OMR) pada hari terakhir gelaran event Mandalika Festival of Speed Round 3 di Pertamina Mandalika International Circuit, 26 Oktober 2025.

Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria, mengungkapkan bahwa tingginya intensitas balapan di kelas ini disebabkan oleh spesifikasi kendaraan yang sama.

“Di kelas Krida Agya OMR ini kendaraannya standar, tidak ada modifikasi yang berbeda antara kendaraan satu dengan kendaraan lainnya. Rem, mesin, tuningnya sama, jadi kecepatannya juga sama,” ujarnya.

Jadi, lanjut Priandhi, dari start sampai finish susul menyusul sangat susah dikarenakan spesifikasi kendaraannya sama dan sangat susah untuk melaju di depan sendirian.
Meskipun balapan secara umum berlangsung aman dan race control tidak menemukan keluhan terkait lintasan, Priandhi Satria menegaskan bahwa setiap kelas balap akan melalui proses review.

Beberapa insiden kecil, seperti senggol-menyenggol, pembalap melintir ke gravel, dan roda mobil yang terlepas, akan didalami apa penyebabnya.

Baca Juga :  Pemkab Lombok Tengah Raih Opini WTP Ke-14 Secara Berturut-turut

“Serunya karena banyak pembalap yang baru satu dua kali balapan di Mandalika, jadi antusiasmenya, euforianya masih berusaha menaklukkan tikungan. Jadi ini yang harus kita review untuk kedepannya balapan ini jauh lebih aman dan lebih seru,” papar Priandhi Satria.

Sementara itu, mengenai antusiasme penonton, Priandhi Satria menyebut bahwa target penonton tidak dipasang secara spesifik, namun promosi dilakukan secara luas.

MGPA menyayangkan padatnya jadwal balap yang membuat sesi open pit walk yang menjadi favorit masyarakat umum harus dipangkas dari satu jam menjadi 20 menit.

Baca Juga :  Wamenpar Ni Luh Puspa Apresiasi Sade Social Space: Mandalika Tak Boleh Hanya Andalkan MotoGP

“Kesenangan masyarakat di pit walk ini berkurang, kita akan sikapi bagaimana kedepannya karena buat saya adanya open pit walk dan keramaian ini adalah sesuatu yang menyenangkan penonton yang bukan hanya yang suka lihat balap, tetapi suka lihat mobil, suka foto, dan suka jalan-jalan. Kita akan sikapi bagaimana ke depannya agar kegiatan open pit walk ini bisa tetap terlaksana,” tutupnya.

POST TERKAIT

Indonesian Heroes Mario Aji dan Veda Pratama: Perjuangan Panjang Menuju Panggung Dunia, Bertemu di Mandalika
Mandalika Jadi Living Destination, MSFF Vol.2 Hadir Berikan Dampak Ekonomi Nyata Bagi NTB
Tiket Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Resmi Sold Out di Hari Pertama, Tidak Ada Penambahan Kuota!
Dari Layanan hingga Lintasan, SDM Lokal Jadi Kekuatan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
Lolos Inspeksi FIM, Sirkuit Mandalika Kantongi Homologasi Grade A untuk MotoGP 2026
Riders Go to School Menyapa SDN 2 Kuta Mandalika, Lima Pembalap Moto2™️ dan Moto3™️ Bawa Semangat #IndonesianHeroes
Ribuan Warga Mataram Sambut Riders Parade MotoGP 2026, Atmosfer Semakin Memanas!
Jelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Transportasi Laut Jadi Alternatif Akses Menuju Lombok
Berita ini 17 kali dibaca
Tag :

POST TERKAIT

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:08 WITA

Indonesian Heroes Mario Aji dan Veda Pratama: Perjuangan Panjang Menuju Panggung Dunia, Bertemu di Mandalika

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:32 WITA

Mandalika Jadi Living Destination, MSFF Vol.2 Hadir Berikan Dampak Ekonomi Nyata Bagi NTB

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:44 WITA

Tiket Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Resmi Sold Out di Hari Pertama, Tidak Ada Penambahan Kuota!

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:31 WITA

Dari Layanan hingga Lintasan, SDM Lokal Jadi Kekuatan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 04:52 WITA

Lolos Inspeksi FIM, Sirkuit Mandalika Kantongi Homologasi Grade A untuk MotoGP 2026

POST BARU