Yang Tidak Lulus P3K diangkat Jadi P3K Paruh waktu || Kasta NTB Minta Pemprov Jangan Buat Kebijakan Berbeda

Minggu, 12 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM – Kasta NTB meminta agar pemerintah provinsi NTB di dalam menyelesaikan pengangkatan seluruh tenaga honorer yang ada menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) untuk  menghindari opsi pemberhentian sepihak

 

Melalui pers rilisnya 12/1/2025 presiden Kasta NTB menyampaikan sesuai dengan amanat UU ASN tahun 2023 bahwa seluruh tenaga honorer yang masa kerja atau pengangkatan mereka sebelum tanggal 23 Juli 2023 harus selurunya diangkat menjadi P3K dan Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTB harus berpedoman pada batasan masa kerja yang sudah ditentukan tersebut agar tidak membuat kebijakan yang berbeda.

 

“misalnya dengan menentukan batas minimal masa pengabdian mereka selama dua tahun karena ada juga para honorer yang belum memenuhi masa pengabdian selama dua tahun namun mulai bekerja sebagai tenaga honorer di pemprov sebelum bulan juli 2023 karena keberadaan mereka sah menurut UU”, tegas presiden Kasta NTB Lalu Wink haris

 

Pemprov NTB mempunyai kewajiban untuk menyelesaikan proses seleksi honorer sejumlah 7.000 orang pada tahun 2025 ini maka sesuai dengan surat menteri pendayagunaan aparatur negara/reformasi birokrasi jika  ada sisa tenaga honorer yang tidak lulus dalam seleksi penerimaan P3K tahap I maka mereka harus diangkat menjadi P3K paruh waktu.

Baca Juga :  Bupati Lombok Tengah Ajak Pemuda Perkuat Patriotisme, Kegigihan, dan Kepedulian Sosial pada Peringatan Sumpah Pemuda ke-98

 

Terlebih lagi anggaran penggajian untuk para tenaga honorer tersebut sudah disiapkan melalui APBD tahun 2025 sehingga tidak ada ruang untuk opsi pemecatan bagi seluruh tenaga honorer yang dinyatakan memenuhi syarat dan ketentuan perundang undangan

 

Kita malah berharap supaya pemprov NTB bisa mengikuti langkah berani dari pemprov lain seperti provinsi Banten yang berani melakukan terobosan untuk mengangkat seluruh tenaga honorer pemprov banten yang berjumlah 11. 737 orang menjadi P33 full time tidak lagi P3K paruh waktu

Baca Juga :  Masyarakat Stanggor Pertanyakan Progres Laporanya di Kejari Loteng

 

Kita tidak bisa membayangkan dampak sosial yang akan muncul apabila ribuan orang tidak lagi bekerja dan menjadi pengangguran yang pasti akan berimplikasi buruk bagi kamtibmas termasuk juga potensi meningkatkan angka kemiskinan ekstrem karena ribuan orang akan kehilangan mata pencahariannya kata Lalu wink

POST TERKAIT

Program ASRI, Gerindra Gandeng Duta Lingkungan Bersihin Pantai Kuta
Pelantikan PC PMII Lombok Tengah: Usung Manifesto Pergerakan Untuk Mengawal Kemajuan Daerah
BIZAM Luncurkan Program Pangan Berdaya, Perkuat Pemenuhan Gizi Balita dan Ibu Hamil di Lombok Tengah
Bupati Lombok Tengah Ajak Pemuda Perkuat Patriotisme, Kegigihan, dan Kepedulian Sosial pada Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
RSUD Praya Mulai Layanan Intervensi Jantung Nonbedah Perdana, Bupati: Pasien Tak Perlu Lagi Berobat Terlalu Jauh
Angka Kemiskinan Lombok Tengah Turun Jadi 10,34 Persen, Kualitas Kesejahteraan Membaik
Terima Tim Visitasi KI NTB, Wabup Lombok Tengah Akui Penguatan PPID Perangkat Daerah Masih Jadi PR
Kapolresta Loteng Bersama Bupati dan Forkopimda Tanam Pohon Dukung Green Policing
Berita ini 187 kali dibaca

POST TERKAIT

Minggu, 1 November 2026 - 18:06 WITA

Program ASRI, Gerindra Gandeng Duta Lingkungan Bersihin Pantai Kuta

Minggu, 1 November 2026 - 18:01 WITA

Pelantikan PC PMII Lombok Tengah: Usung Manifesto Pergerakan Untuk Mengawal Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:04 WITA

BIZAM Luncurkan Program Pangan Berdaya, Perkuat Pemenuhan Gizi Balita dan Ibu Hamil di Lombok Tengah

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:41 WITA

Bupati Lombok Tengah Ajak Pemuda Perkuat Patriotisme, Kegigihan, dan Kepedulian Sosial pada Peringatan Sumpah Pemuda ke-98

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:32 WITA

RSUD Praya Mulai Layanan Intervensi Jantung Nonbedah Perdana, Bupati: Pasien Tak Perlu Lagi Berobat Terlalu Jauh

POST BARU