Korban Yang Ditabrak Mobil CRV B 720 SRI Masih Koma, Istri Gubernur NTB Belum Menemui Korban

Kamis, 14 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM- Kondisi kesehatan Asmin, perempuan, 22 tahun korban lakalantas, yang ditabrak oleh mobil CRV B 720 SRI yang ditumpangi istri Gubernur NTB di jalan bypass Labulia pada 9 September 2023 masih dalam keadaan koma di ruangan ICU. Pasalnya belum sadarkan diri setelah menjalani operasi di RS. Provinsi NTB pada 12/9/2023. Sementara kondisi kesehatan Jupriadi sudah mulai berangsur angsur membaik.

Junaidi yang ditemui media (12/9) menuturkan, Istrinya sudah menjalani operasi dan langsung di bawah ke ruangan
Intensive care unit (ICU), ia belum sadarkan diri hingga saat ini.

Baca Juga :  Lalu Atharifatullah || Tahun Baru 2024 Menjelang Pemilu Hindari konflik dan pertikaian.

Sementara ini, untuk biaya ditanggung oleh Jasa Raharja, belum ada bantuan dari sopir ataupun pemilik mobil yakni istri Gubernur NTB, jelasnya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Junaidi mengatakan agar biaya pengobatan lanjutan ditanggung oleh pelaku atau pemilik mobil sampai istrinya sehat. Namun hingga saat ini istri Gubernur NTB belum pernah datang untuk menemui korban ataupun dirinya.

Saya sudah kehilangan anak satu satunya, biayai pengobatan istri saya sampai sembuh, jangan bebankan ke kami lagi, ungkapnya

Baca Juga :  Kodim 1606/Mataram, Sinergi Dengan Pemerintah Kota Antisipasi Penyakit di Musim Hujan

Kondisi korban masih koma di ruangan ICU, sementara dari pihak Jasa Raharja sudah memberitahukan kepihak keluarga bahwa untuk biaya pengobatan selanjutnya akan ditanggung oleh BPJS, sebab batas tanggungan dari jasa Raharja sudah habis

Santunan biaya pengobatan dari jasa Raharja sudah habis, selanjutkan akan ditanggung oleh BPJS, kata Asmah Kakak Korban.

Salah satu keluarga korban yang ditemui media (13/9) Bapak Mustakim mengatakan istri Gubernur NTB Sri Yulianti harus ikut bertanggung jawab, sebab dia pemilik mobil, dia yang menjadi penumpang saat terjadi kecelakaan itu. Dan tidak mungkin sopir akan membawa atau menyetir mobil dengan kecepatan tinggi sampai menabrak korban dan terpental sejauh sepuluh meter hingga sepeda motor korban terputus kemudian ban depan bersama subrekernya terbang ke atas atap rumah warga.

Baca Juga :  Ada 50 UMKM binaan di gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2023.

Jikalau memang tidak ada sesuatu, tidak mungkin sopir sekencang itu akan menyetir mobil tersebut. Sehingga Polisi harus mampu mengungkap motif dari kecelakaan lakalantas tersebut, pungkasnya.

Sementara itu istri Gubernur NTB Sri Yulianti yang berusaha di konfirmasi media, hingga berita ini dimuat belum memberikan keterangannya.

POST TERKAIT

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade
Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat
Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok
Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan
Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor
Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak dan Panen Raya di Sembalun
Panitia Pilkades Labulia Tetapkan 9.068 DPT Secara Terbuka
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Berita ini 5 kali dibaca

POST TERKAIT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:34 WITA

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:06 WITA

Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:47 WITA

Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:37 WITA

Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor

POST BARU