Pengairan dan Pupuk || Petani Mengeluh Kepada Lalu Iqbal

Kamis, 27 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM –  Beragam persoalan diserap Bakal Calon Gubernur Dr H Lalu Muhamad Iqbal ketika turun ke bawah. Sejumlah petani mengeluhkan soal pengairan dan pupuk yang membuat petani pusing.

 

“Keluhan-keluhan dari petani ini tidak boleh kita abaikan. Provinsi kita (NTB) menjadi lumbung pangan nasional, ” katanya, Kamis (27/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Keluhan tersebut disampaikan pada saat Mantan Dubes Turki ini blusukan ke Dusun Mt. Perigi, Desa Menceh, Sakra Timur. Dalam Pertemuan dihadiri oleh Kepala Wilayah dan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) petani mengeluhkan masalah pengairan dan irigasi saluran primer, sekunder dan tersier.

Baca Juga :  Perima Bantuan BPNT PKH Ini Ngadu ke Desa, Uangnya Sudah Cair Namun Tak Diberikan

 

“Saya berkomitmen untuk menyelesaikan masalah irigasi di daerah Menceh, ” ucapnya.

 

Sementara untuk pupuk subsidi, lanjut santri jebolan Ponpes Assalam, Surakarta ini dari data yang kami terima bahwa ada informasi yang tidak sinkron dan tidak sampai ke pusat. Untuk urusan pupuk  ini dirasakan oleh petani secara menyeluruh.

 

“Kedepannya Kita harus punya alternatif untuk pupuk agar tidak lagi bergantung pada pupuk subsidi saja,” ujarnya.

 

“Saya siap menandatangani komitmen politik untuk menuntaskan keluhan dari petani ini, ” sambungnya.

 

Ketua Pekasih Desa Menceh kepada Lalu Iqbal mengaku, petani memiliki bendungan di utara yaitu Bendungan Pandan Dure.

Baca Juga :  Diklat Pelatih Taekwondo Kabupaten Lombok Tengah || Meningkatkan Skil Pelatih

 

“Wilayah kami tidak mendapatkan manfaat yang maksimal dari adanya bendungan tersebut, kami sempat meminta di provinsi untuk dibukakan sedikit saja agar kami tidak mengalami gagal panen,” katanya.

 

Sementara Muhammad Zaenuddin menyampaikan, susahnya pupuk menjadi problem wajib saat musim tanam. Perlu ada perhatian serius. Ia pun senang dengan janji Lalu Iqbal yang akan membantu petani.

 

Seperti diketahui Provinsi NTB yang menjadi lumbung pangan nasional produktivitas padinya terus mengalami peningkatan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) NTB Tahun 2023, panen padi sepanjang bulan januari hingga desember tahun 2023 Yang mengalamai kenaikan sebesar 5,89 persen di bandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga :  18 Calon Desa Pemekaran Minta Mekar || Bupati Setuju dan Siapkan Anggaran

 

Berdasarkan hasil Survei KSA, realisasi luas panen padi sepanjang Januari hingga Desember 2023 mencapai sekitar 287,51 ribu hektare, atau mengalami kenaikan sebesar 17,42 ribu hektare (6,45 persen) dibandingkan 2022 yang sebesar 270,09 ribu hektare.

 

Puncak panen padi pada 2023 selaras dengan 2022 yaitu terjadi pada bulan Maret. Luas panen padi pada Maret 2023 adalah sebesar 73,77 ribu hektare, sedangkan pada Maret 2022 luas panen padi mencapai 84,41 ribu hektare.

POST TERKAIT

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade
Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat
Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok
Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan
Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor
Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak dan Panen Raya di Sembalun
Panitia Pilkades Labulia Tetapkan 9.068 DPT Secara Terbuka
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Berita ini 19 kali dibaca

POST TERKAIT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:34 WITA

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:06 WITA

Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:47 WITA

Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:37 WITA

Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor

POST BARU