Tampilan Jalan Utama Kota Praya Setelah Dipasangkan Lampu LED hibah dari KemenESDM.

Minggu, 24 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KemenESDM) memberikan hibah sebanyak 100 unit lampu Penerang Jalan Umum (PJU) untuk Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) pada tahun ini.

Lampu-lampu PJU tersebut saat ini telah dipasang disejumlah lokasi bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Loteng. Dengan focus lokasi pemasangan di dalam kota Praya serta jalan utama menuju obyek vital di daerah ini.

Mulai dari depan kantor Bupati Loteng hingga Rumah Sakit Cahaya Medika Kelurahan Leneng serta jalan utama menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya. Sisanya disebar dibeberapa kecamatan yang membutuhkan fasilitas PJU berdasarkan penilaian dari Dishub Loteng.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Proses pemasangan sudah dimulai sejak awal pekan kemarin,” ungkap Project ADLIGHT KemenESDM Amanda Justicia, Jumat (22/3) malam kemarin. Ditemui saat memantau langsung pemasang lampu PJU di Kota Praya, ia mengatakan hibah unit lampu PJU yang diberikan tersebut merupakan bagian dari program kerjasama KemenESDM dengan project ADLIGHT.

Baca Juga :  118 Kepala Desa Akan Dikukuhkan Bupati || Kades Tersandung Kasus Hukum Ikut Dikukuhkan.

Dan, Loteng ditetapkan sebagai penerima hibah lampu PJU itu atas arahan Kementerian Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves). Guna mendukung pengembangan destinasi wisata blue green and circular economy di daerah ini. Dengan kata lain, bisa mendukung pergerakan pariwisata di Loteng.

Utamanya di Kota Praya yang memang menjadi pusat pemerintah dan ekonomi di Loteng. Mengingat, kondisi Kota Praya sendiri juga masih sangat minim penerang jalannya. Sehingga dengan adanya bantuan lampu PJU tersebut bisa menjawab persoalan tersebut.

Tidak kalah penting, terang Amanda, bantuan PJU itu juga sebagai salah satu upaya mendorong kesadaran dari Pemkab Loteng. Bahwa PJU berperan penting dalam mendukung pergerakan ekonomi serta mobilitas masyarakat, khususnya dimalam hari. Sekaligus juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat saat beraktifitas dimalam hari.

Baca Juga :  Ada 50 UMKM binaan di gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2023.

“PJU ini memberikan dampak signifikan, tidak hanya meningkatkan keselamatan pengendara jalan. Tetapi juga memberikan manfaat secara ekonomi pada malam hari,” jelasnya seraya menambahkan, sebelum di Loteng program serupa juga sudah dilaksanakan di Kabupaten Lombok Barat (Lobar) tahun 2022 lalu. Dengan jumlah hibah yang diberikan sebanyak 300 lampu PJU.

Memang keberadaan PJU kelihatannya memang sepele. Tapi memberikan manfaat yang signifikan sangat besar dalam menunjang pergerakan ekonomi serta mobilitas masyarakat di malam hari ini. Harapanya, kedepan Pemkab Loteng bisa memberikan perhatian yang besar pula terhadap keberadaan PJU. Termasuk dari aspek dukungan anggaranya.

Baca Juga :  AMNT Setor Dana Bagi Hasil ke KSB Mencapai Rp455 Miliar Lebih

Unit PJU yang diberikan lanjutnya, berupa lampu LED produk dalam negeri. Tentunya yang sudah lolos standar dan tersertifikasi secara nasional. Dengan kriteria hemat energy tetapi mampu memberikan tingkat pencahayaan tinggi. Dengan usia pakai yang lama antara tiga sampai lima tahun.

Jadi pemerintah daerah tidak harus terbebani dengan biaya listrik yang tinggi dengan adanya bantuan PJU tersebut. Karena membutuhkan asupan daya listrik yang rendah, tetapi mampu memberikan pencahayan yang tinggi. “Jenis lampu LED yang kita pasang ini juga sudah tersedia di e-katalog. Dengan garansi sampai tiga tahun. Jadi pemerintah daerah tidak akan kesulitan dalam pengadaan lampu PJU jenis ini nantinya,” tandas Amanda.

POST TERKAIT

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade
Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat
Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok
Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan
Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor
Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak dan Panen Raya di Sembalun
Panitia Pilkades Labulia Tetapkan 9.068 DPT Secara Terbuka
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Berita ini 30 kali dibaca

POST TERKAIT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:34 WITA

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:06 WITA

Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:47 WITA

Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:37 WITA

Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor

POST BARU