KKN (PMD) Universitas Mataram ||  Penyuluhan pengolahan sampah ecobrik dan ECO enzym.

Kamis, 25 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM – Dengan menggandeng Dinas lingkungan hidup (DLH) kabupaten Lombok Utara dan Bank sampah Persada Lombok Utara Kelompok mahasiswa KKN pemberdayaan masyarakat desa (PMD) Universitas Mataram di Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara, NTB,melaksanakan penyuluhan pengolahan  sampah  ecobrik dan ECO enzym 4/1/2024.

Fahrizal dari dinas lingkungan hidup yang hadir sebagai pemateri menyampaikan Sampah plastik di laut jumlahnya terus bertambah hingga  8 juta ton pertahun,  sehingga  membutuhkan puluhan sampai ratusan tahun untuk dapat terurai sempurna
hal ini yang menjadi ancaman terbesar bagi  biota laut seperti ikan, mamalia laut dan lain lainnya.” berapa lama sampah anorganik terurai”. tanyanya
Indonesia termasuk negara peringkat ke- 2 di dunia penyumbang sampah plastik di laut atau satu posisi di bawah china.

Baca Juga :  Pokir Anggota  DPR-RI (SJP )Senilai 400jt Mangkrak || Kasta NTB Resmi Laporkan Dugaan Korupsi.

Dalam Pengolahan  sampah dapat dilakukan dengan prinsip 3 R  yaitu RECYCLE ( pengolahan kembali sampah menjadi produk baru yang bermanfaat), REUSE ( pengguna kembali untuk fungsi yang sama)  dan Reduce ( pengurangan segala sesuatu yang berpotensi menjadi sampah). imbuhnya.

Untuk menyadarkan masyarakat agar desa tanjung  bersih dan Ramah lingkungan sehingga dapat meminimalisir sampah KKN (PMD) Universitas Mataram juga menggandeng Bank Sampah Persada Lotara sebagai pemateri ECO enzim

Abdul Aziz dari Bank sampah Persada juga menyampaikan bagaimana  memanfaatkan  limbah Rumah tangga untuk mengurangi polusi mencegah global warming hingga pemanfaatan sampah organik sebagai pupuk.

Baca Juga :  Event Balap MotoGP Sukses Dilaksanakan, Dandim Loteng: Terimakasih Kepada Seluruh Anggota

Mengingat Kecamatan tanjung termasuk kecamatan yang paling banyak menghasilkan sampah dibandingkan kecamatan lain yang ada di Lombok Utara ini.ungkapnya

M Qiroman Al Qutbhi ketua KKN Universitas Mataram berharap dengan adanya kegiatan semacam ini bisa menyadarkan masyarakat bagaimana bahayanya sampah di lingkungan kita sehingga kedepan kita semua bisa mengurangi dan memanfaatkan sampah dengan baik.

POST TERKAIT

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade
Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat
Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok
Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan
Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor
Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak dan Panen Raya di Sembalun
Panitia Pilkades Labulia Tetapkan 9.068 DPT Secara Terbuka
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Berita ini 30 kali dibaca

POST TERKAIT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:34 WITA

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:06 WITA

Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:47 WITA

Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:37 WITA

Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor

POST BARU