PRAYAPOST.COM — Turnamen terbuka bertajuk Putri Mandalika Cup 2026 yang digelar oleh Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Lombok Tengah resmi berlangsung di GOR Qamarul Huda, Desa Bagu, Kecamatan Pringgarata. Kegiatan ini digelar sejak 12 Februari dan akan mencapai partai final pada Sabtu, 14 Februari 2026.
Turnamen tersebut menjadi bagian dari partisipasi Pengcab PTMSI Lombok Tengah dalam menyemarakkan Bulan Budaya Lombok Tengah 2026. Sebanyak lebih dari 300 peserta ambil bagian dalam tiga kategori yang dipertandingkan.
Rinciannya, kategori Divisi 4 (penghobi) diikuti 180 peserta, kategori Ganda Mix sebanyak 80 peserta, dan kategori usia 13 tahun (U-13) diikuti 40 peserta.Panitia Putri Mandalika Cup, Surya Azani, menjelaskan bahwa setiap kategori memiliki tujuan pembinaan yang berbeda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Untuk kategori Ganda Mix Divisi, tujuannya lebih pada persiapan bakat-bakat muda menjelang Porprov NTB tahun ini. Sementara Divisi 4 untuk melihat dan mengetahui minat masyarakat terhadap olahraga tenis meja. Sedangkan U-13 untuk menjaring bibit-bibit atlet yang nantinya akan kami bentuk dan berikan pelatihan,” ujar Azani saat ditemui menjelang partai final.
Azani yang juga menjabat sebagai Pengurus PTMSI Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) Lombok Tengah menambahkan, ke depan pihaknya berencana menggelar turnamen yang lebih besar dengan cakupan se-NTB.
“Kami agendakan turnamen tenis meja se-NTB. Mohon doa dan dukungannya, insya Allah bisa kita laksanakan,” katanya optimistis.
Sementara itu, Ketua Umum PTMSI Lombok Tengah, Murdani, menegaskan bahwa pihaknya menargetkan tiga medali emas pada ajang Pekan Olahraga Provinsi Nusa Tenggara Barat (Porprov NTB) yang direncanakan berlangsung pada Juli 2026.
“Turnamen ini menjadi salah satu ajang pemantauan dan penjaringan atlet. Ini bagian dari persiapan serius kami menuju Porprov,” ujar Murdani.
Anggota Komisi II DPRD Lombok Tengah itu juga berharap turnamen yang digelar, termasuk agenda lanjutan ke depan, dapat menjadi wadah unjuk kemampuan bagi atlet-atlet muda daerah.
“Dengan adanya turnamen ini, kami berharap bisa menjaring bibit petenis meja putra-putri Lombok Tengah untuk diorbitkan ke level provinsi maupun nasional,” katanya.
PTMSI Lombok Tengah, lanjutnya, juga berencana menggelar turnamen lanjutan di setiap kecamatan guna meningkatkan gairah masyarakat terhadap olahraga tenis meja.
“Olahraga ini tidak mengenal usia. Bisa dimainkan dari usia dini hingga orang tua. Karena itu kami ingin terus menumbuhkan minat masyarakat,” paparnya.
Murdani menambahkan, pelaksanaan Putri Mandalika Cup sejak pembukaan hingga partai final berjalan lancar. Panitia menyediakan total hadiah belasan juta rupiah, lengkap dengan sertifikat dan piala bagi para pemenang.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta dari semua kategori, para atlet, serta stakeholder yang telah mendukung kiprah PTMSI Lombok Tengah. Insya Allah, kita berjuang menjadi yang terbaik,” tandasnya.






















