Tega Janda Asal Kecamatan Pringgarata Buang Bayinya di Kebun || Polres Loteng Amankan Terduga Pelaku. ‎

Jumat, 4 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM  – Polres Lombok Tengah berhasil mengamankan seorang perempuan berinisial W (33), seorang ibu rumah tangga asal Kecamatan Pringgarata diduga pelaku penelantaran/pembuangan bayi yang ditemukan warga pada Kamis, 3 Juli 2025 dini hari.

‎Kapolsek Pringgarata IPTU Nyoman Astika mengatakan penemuan bayi berawal sekitar pukul 03.30 WITA, ketika saksi Supyan yang merupakan tetangga terduga pelaku, mendengar suara tangisan bayi dari arah kebun di belakang rumah mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎”Saksi kemudian memeriksa sumber suara dan menemukan seorang bayi laki-laki dalam kondisi hidup tergeletak di samping tembok kebun tanpa alas,” ujar Astika dalam keterangannya, Jumat (4/7).

Baca Juga :  Polda NTB Tanam 10.000 Pohon Serentak, Wujudkan Indonesia Asri

‎Saksi kemudian menghubungi Kepala Dusun dan melaporkan kejadian tersebut Polsek Pringgarata. Selanjutnya piket Polsek Pringgarata langsung menuju ke TKP.

‎”Saat tiba dilokasi kami langsung membawa bayi tersebut ke Puskesmas Bagu untuk mendapatkan perawatan medis. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan bahwa bayi tersebut lahir normal, dalam kondisi sehat, dan baru saja dilahirkan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Antusias Masyarakat Dalam Kunjungan Bang Zul Di Kabupaten Sumbawa Barat

‎Astika menyampaikan berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi dan serangkaian penyelidikan di TKP, ditemukan bercak darah yang mengarah ke salah satu rumah. Rumah tersebut diketahui dihuni oleh seorang janda berinisial W.

‎”Saat kami mintai keterangan terduga pelaku W tidak mengakui. Namun, setelah dilakukan penyelidikan tepatnya dikamar mandi rumah ditemukan banyak sarung dan pakaian yang baru dicuci, serta gumpalan darah di dekat kloset dan lubang pembuangan air kamar mandi, “tegasnya.

‎polsek Pringgarata kemudian membawa terduga pelaku W ke Puskesmas Bagu untuk pemeriksaan medis. Hasil pemeriksaan tim medis mengkonfirmasi bahwa W Mahendra baru saja melahirkan (masa nifas).

Baca Juga :  Bertemu Presiden Prabowo || LMI Siap Dukung Program Pemerintah Pusat

‎”Terduga pelaku akhirnya mengakui bahwa ia memang telah melahirkan bayi laki-laki yang ditemukan di kebun salah satu warga,” jelasnya.

 

Menjadi pertanyaan saat ini siapa laki-laki  yang menghamili W  hingga melahirkan sampai tega membuang bayi hasil hubungan gelap tersebut, red.

‎Saat ini terduga pelaku dan bayinya sedang dilakukan perawatan di RSUD Praya serta kasus tersebut sudah ditangani pihak PPA Sat Reskrim Polres Lombok Tengah.

POST TERKAIT

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade
Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat
Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok
Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan
Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor
Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak dan Panen Raya di Sembalun
Panitia Pilkades Labulia Tetapkan 9.068 DPT Secara Terbuka
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Berita ini 70 kali dibaca

POST TERKAIT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:34 WITA

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:06 WITA

Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:47 WITA

Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:37 WITA

Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor

POST BARU