Sering Terbakar, Dua Tahun Kabel Listrik di Desa Bilebante Belum Diperbaiki PLN

Kamis, 3 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PRAYAPOST.COM – Warga Dusun Tapon Barat dan Dusun Karang Kubu Desa Bilebante Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah, diresahkan kabel listrik. Warga risau dengan kondisi kabel listrik yang sewaktu-waktu dapat mengancam keselamatan warga.

Kepala Dusun Tapon Barat, Isman Jayadi menuturkan, ada dua tiang listrik yang jatuh di wilayah kampungnya. Kondisi ini sudah berlangsung selama kurang lebih dua bulan. Parahnya lagi, sebagian kabel sudah terkelupas hingga membuat warga sekitar khawatir. “Kami takutnya ada korban nanti. Makanya kami meminta agar tiang dan kabel listrik ini segera diperbaiki,” harapnya.

Isman sendiri mengaku sudah melaporkan masalah tiang listrik ini ke PLN Cabang Praya. Namun, belum ada respons untuk diperbaiki. “Memang ada petugas PLN yang sempat turun tapi sampai sekarang belum diperaiki,” sesalnya.

Tak hanya itu, klanjut Isman, jatuhan kabel listrik ini juga ada yang menempel rumah warganya. Dia khawatir jika kabel ini nantinya dapat menimbulkan koraban. “Makannya kami sangat khawatir,” katanya.

Hal senada disampaikan Kadus Karang Kubu, I Komang Mardana, bahwa kampungnya juga memiliki persoalan yang sama. Bahkan, masalah turunnya kabel listrik lebih parah dibandingkan masalah di Dusun Tapon Barat. Sepanjang kampungnya membentang kabel listrik dengan ketinggian tidak sewajarnya.

Baca Juga :  Sidang 105 Miliar Fihiruddin, Tergugat Tidak Mampu Hadirkan Saksi

Selain itu, sambung Komang, kabel listrik di kampungnya sudah memakan korban. Juntaian kabel yang melambung menyentuh atap warga hingga bolong. “setiap turun hujan, kabel listrik ini juga selalu terbakar. Kami sudah lama khawatir dengan masalah ini,” katanya.

Komang menambahkan, masalah ini sudah terjadi sejak dua tahun lalu. Dia dan warga beberapa kali mengadukan persoalan itu tapi belum ditanggapi. “Masalah ini sudah dua tahun terjadi tapi belum ditanggapi,” tambahnya.

Baca Juga :  Polres Loteng Ungkap Pelaku Kasus Penemuan Mayat Perempuan di Pujut

Ketua Forum Kadus Desa Bilebante, Amaq Mandalika menambah, masalah jatuhnya kabel listrik ini sudah disampaikan ke Bupati Lombok Tengah, H Lalu Pathul Bahri saat kunjungan ke Bilebante. Waktu itu, Bupati Pathul langsung berkoordinasi dengan Kepala PLN Cabang Praya. Namun, kabel listrik itu tidak kunjung diperbaiki. “Kami sudah sampaikan masalah ini ke Pak Bupati waktu beliau kunjungan. Tapi belum diperbaiki sampai sekarang. Kami minta kepada PLN agar segera menangani masalah ini sebelum timbul korban,” timpalnya.

POST TERKAIT

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade
Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat
Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok
Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan
Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor
Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak dan Panen Raya di Sembalun
Panitia Pilkades Labulia Tetapkan 9.068 DPT Secara Terbuka
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Berita ini 12 kali dibaca
Tag :

POST TERKAIT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:34 WITA

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:06 WITA

Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:47 WITA

Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:37 WITA

Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor

POST BARU