Seperti Sudah “Janjian”, Tiga Bacalon Kades Barejulat Kompak Jalan Kaki Sambil Bersalawat

Selasa, 1 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM— Pemandangan menarik mewarnai tahapan pendaftaran bakal calon Kepala Desa (Bacalon Kades) Barejulat, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, untuk periode 2026–2032.

 

Tiga bakal calon yang mendaftarkan diri ke Sekretariat Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Barejulat menunjukkan pola yang hampir sama. Ketiganya sama-sama datang bersama tim sukses dan ratusan simpatisan dengan berjalan kaki menuju sekretariat panitia, sembari diiringi lantunan salawat Nabi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kesamaan tersebut membuat suasana pendaftaran ketiga bakal calon terlihat seperti sudah “janjian”. Meski demikian, tidak ada informasi mengenai adanya kesepakatan khusus di antara ketiganya terkait cara mereka melakukan pendaftaran.

 

Bacalon pertama, Ahmad Muazin, datang dengan mengusung tagline “Wayent Wah”. Ia berangkat dari kediamannya bersama tim sukses dan ratusan simpatisan.

 

Rombongan Ahmad Muazin memilih berjalan kaki menuju Sekretariat Panitia Pilkades Barejulat. Sepanjang perjalanan, lantunan salawat Nabi mengiringi langkah para pendukungnya hingga tiba di lokasi pendaftaran.

Baca Juga :  Bupati Pathul: Donasi Lombok Charity Race Dukung Pendidikan Lombok Tengah

 

Sehari berselang, giliran H. Tahri melakukan pendaftaran. Dengan membawa tagline “Lanjutkan”, H. Tahri bersama tim sukses dan ratusan simpatisannya berjalan kaki dari Dusun Timuk Gawah menuju Kantor Desa Barejulat yang menjadi lokasi sekretariat panitia.

 

Nuansa religius kembali terlihat. Rombongan H. Tahri juga diiringi lantunan salawat Nabi sepanjang perjalanan menuju sekretariat pendaftaran.

 

Pemandangan serupa kembali terjadi ketika H. Adi Kusumajaya mendaftarkan diri. Mengusung tagline “Sapuk Sasak”, ia didampingi tim sukses dan ratusan simpatisan berjalan kaki dari Dusun Bunkawang menuju Sekretariat Panitia Pilkades Barejulat.

 

Lantunan salawat Nabi kembali terdengar mengiringi perjalanan rombongan hingga tiba di sekretariat.

 

Ketiga bakal calon tersebut memang memiliki tagline yang berbeda. Ahmad Muazin dengan “Wayent Wah”, H. Tahri dengan “Lanjutkan”, dan H. Adi Kusumajaya dengan “Sapuk Sasak”.

Baca Juga :  Kapolres Loteng Mengembalikan Sepeda Motor Kepada Pemiliknya || Gratis tidak dipungut Biyaya.

 

Namun, cara mereka mengantarkan proses pendaftaran justru memiliki kesamaan yang cukup mencolok, yakni berjalan kaki, didampingi ratusan simpatisan, serta diiringi lantunan salawat Nabi.

 

Fenomena tersebut menjadi warna tersendiri dalam tahapan Pilkades Barejulat 2026. Di tengah persaingan politik desa, proses pendaftaran ketiga bakal calon justru memperlihatkan nuansa kebersamaan dan religius yang hampir serupa.

 

Setelah tahapan pendaftaran selesai, masyarakat Barejulat kini menunggu proses berikutnya, termasuk penelitian dan verifikasi persyaratan hingga penetapan calon yang berhak mengikuti pemilihan Kepala Desa Barejulat periode 2026–2032.

 

Kontestasi Pilkades Barejulat diperkirakan semakin menarik untuk diikuti. Ketiga bakal calon telah membawa identitas dan tagline masing-masing sebagai modal awal untuk mendapatkan dukungan masyarakat.

Baca Juga :  Kapolda NTB Turun Langsung Simulasikan Arus Penonton MotoGP Mandalika

 

Ketua Panitia Pilkades Barejulat, Sudarman Efendi, berharap seluruh masyarakat dapat menentukan calon pemimpin yang benar-benar mampu membawa Desa Barejulat ke arah yang lebih baik.

 

“Harapan kami kepada seluruh masyarakat agar bisa menentukan calon pemimpin yang benar-benar mampu membawa Desa Barejulat ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua BPD Barejulat, Andi Mardinata, mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung.

 

Ia berharap pelaksanaan Pilkades Barejulat dapat berjalan aman dan damai hingga menghasilkan pemimpin yang akan memimpin Desa Barejulat selama delapan tahun ke depan.

 

“Mari sama-sama menjaga kondusivitas dan menyukseskan Pilkades agar dapat berjalan aman dan damai, hingga nantinya mendapatkan pemimpin yang akan memimpin Desa Barejulat delapan tahun ke depan,” katanya.

POST TERKAIT

Masjid Nurul Bilad The Mandalika Diperkuat, ITDC & BSI Sinergi Dukung Kehidupan Spiritual Masyarakat
Kapolda NTB Turun Langsung Simulasikan Arus Penonton MotoGP Mandalika
Pemkab Lombok Tengah Perkuat Keamanan Siber, Sekda Ingatkan Ancaman Peretasan Data Pemerintah
Polresta Loteng Selidiki Kematian Perempuan Ditemukan Terbakar di Kebun Batukliang
Polresta Loteng Terbitkan DPO Pimpinan Ponpes Terkait Dugaan Persetubuhan Anak di Praya Timur
Jelang MotoGP Mandalika, Polisi Cek Arus Penumpang dan Logistik di Pelabuhan Lembar
Polda NTB Terjunkan Tim URC Jatanras Amankan Kawasan Mandalika Jelang MotoGP 2026
Bank NTB Syariah Dukung Optimalisasi Penerimaan Daerah dari Sektor Perikanan dan Kelautan
Berita ini 66 kali dibaca

POST TERKAIT

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:44 WITA

Masjid Nurul Bilad The Mandalika Diperkuat, ITDC & BSI Sinergi Dukung Kehidupan Spiritual Masyarakat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:50 WITA

Pemkab Lombok Tengah Perkuat Keamanan Siber, Sekda Ingatkan Ancaman Peretasan Data Pemerintah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:58 WITA

Polresta Loteng Selidiki Kematian Perempuan Ditemukan Terbakar di Kebun Batukliang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:55 WITA

Polresta Loteng Terbitkan DPO Pimpinan Ponpes Terkait Dugaan Persetubuhan Anak di Praya Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:25 WITA

Jelang MotoGP Mandalika, Polisi Cek Arus Penumpang dan Logistik di Pelabuhan Lembar

POST BARU