PRAYAPOST.COM – Pada giat Safari Silaturrahim Ramadhan 2024 pertama yang digelar Pemkab Lombok Tengah (Loteng), Kamis 14 Maret 2024, di Batukliang Utara (BKU), Bupati setempat sampaikan wacana baru untuk Kepala Dusun (Kadus) .
Hal itu terkait upaya Pemkab untuk meningkatkan perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan atau PBB.
Bupati menggadang-gadang bila Kadus berpartisipasi untuk turut terlibat dalam penarikan PBB kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sedang menggodok regulasi, apakah nanti kadus ini akan terlibat penuh dalam rangka menarik PBB,”kata Bupati Loteng, HL.Pathul Bahri S.Ip dalam pidatonya.
Karena bila melihat sekup yang lebih kecil, saat ini lanjut Bupati, Kadus telah memiliki kendaraan untuk operasional ke rumah-rumah penduduk yang memang harus membayar pajak.
Di sisi lain, kalau menghitung per kekadusan ada sekitar 200 hingga 300 penduduk yang berpotensi untuk membayar PBB. Kalau seorang sedahan bisa mencakup 2 desa maka rata-rata sekitar 1200 hingga 1300 KK per desa yang menjadi sasaranya, bahkan itu untuk desa-desa yang besar.
“Besarnya angka KK per desa yang harus ditagih itu, bisa menjadi rintangan dan kendala bagi sedahan. Bukan dengan maksud mengebirikan fungsi dan tugas sedahan, tetapi dibantu nanti sama kadus-kadus yang ada di 12 kecamatan,”jelas Bupati.
Dengan total Kadus se-Lombok Tengah sebanyak 1825 orang lanjut Bupati, nantinya akan menbantu memaksimalkan kerja-kerja penarikan pajak tersebut.
“Nanti, sedahan akan naik tingkat menjadi koordinator pada wilayah yang tadinya ia kelola,”imbuh Bupati. (Bq. Lilyana)






















