Polemik Pelantikan KPPS Di Loteng || Gegara Perbedaan Uang Saku.

Senin, 29 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM – Ketua Kasta Lombok Tengah mengendus Dugaan ada permainan dalam pelantikan panitia KPPS di Kabupaten Lombok Tengah yang  menimbulkan pertanyaan tentang integritas dan transparansi dalam penyelenggaraan pemilu khususnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lombok Tengah.

Desas-desus ini terungkap setelah adanya laporan aduan  dari beberapa panitia KPPS kepada KASTA NTB  yang menerima honor pelantikan mereka ada perbedaan dengan kabupaten lain.ungkap ketua kasta lombok tengah lalu Suhandi kepada media 29/1/2024.

Baca Juga :  Enam Pesan Presiden Prabowo kepada Polri: Jaga Kepercayaan Rakyat hingga Tegakkan Hukum dengan Adil

kebijakan uang saku Bimtek KPPS 2024 tergantung dari daerah masing-masing .red

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, seorang petugas KPPS di Kabupaten Lombok Tengah yang enggan disebutkan namanya mengaku belum mengetahui, berapa uang yang akan diterimanya sebagai  pengganti transpor atau uang saku.

Baca Juga :  Bupati Pathul Telah Serahkan Aset SPAM Mandalika Kepada PDAM Tirta Ardhia Rinjani

Namun berkaca pada pelantikan KPPS kemarin, ia hanya mendapatkan snack yang berisikan makanan ringan dan uang saku  berisi Rp.100.rb iya  mengetahui ada perbedaan uang saku yang diterima dengan kabupaten lain di media sosial setelah banyak anggota KPPS unggah besaran uang saku di kabupaten lain.ungkapnya

Lanjut Lalu Suhandi mempertanyakan bentuk transparansi dan kredibilitas dari KPU Loteng.

Baca Juga :  Bimtek Penulisan Berita Perangkat Daerah Lombok Tengah: Dorong Transparansi, Publikasi Maksimal, dan Sertifikat Penghargaan bagi Perangkat Daerah Aktif

“sama -sama penyelenggara kok ada perbedaan transport yang diterima anggota KPPS dengan kabupaten lain sementara dana menggunakan APBN.sementara itu kabupaten Lotim itu Rp.200rb Lobar Rp.180rb.sementara lombok tengah hanya menerima Rp.100rb saja”.

Sementara yg kita ketahui itu segala bentuk pembiayaan dalam pileg pilpres itu menggunakan APBN yg tentunya di sertakan dengan Peraturan yg sama baik itu aturan PKPU dll.tutupnya.

POST TERKAIT

Masjid Nurul Bilad The Mandalika Diperkuat, ITDC & BSI Sinergi Dukung Kehidupan Spiritual Masyarakat
Kapolda NTB Turun Langsung Simulasikan Arus Penonton MotoGP Mandalika
Pemkab Lombok Tengah Perkuat Keamanan Siber, Sekda Ingatkan Ancaman Peretasan Data Pemerintah
Polresta Loteng Selidiki Kematian Perempuan Ditemukan Terbakar di Kebun Batukliang
Polresta Loteng Terbitkan DPO Pimpinan Ponpes Terkait Dugaan Persetubuhan Anak di Praya Timur
Jelang MotoGP Mandalika, Polisi Cek Arus Penumpang dan Logistik di Pelabuhan Lembar
Polda NTB Terjunkan Tim URC Jatanras Amankan Kawasan Mandalika Jelang MotoGP 2026
Bank NTB Syariah Dukung Optimalisasi Penerimaan Daerah dari Sektor Perikanan dan Kelautan
Berita ini 7 kali dibaca

POST TERKAIT

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:44 WITA

Masjid Nurul Bilad The Mandalika Diperkuat, ITDC & BSI Sinergi Dukung Kehidupan Spiritual Masyarakat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:50 WITA

Pemkab Lombok Tengah Perkuat Keamanan Siber, Sekda Ingatkan Ancaman Peretasan Data Pemerintah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:58 WITA

Polresta Loteng Selidiki Kematian Perempuan Ditemukan Terbakar di Kebun Batukliang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:55 WITA

Polresta Loteng Terbitkan DPO Pimpinan Ponpes Terkait Dugaan Persetubuhan Anak di Praya Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:25 WITA

Jelang MotoGP Mandalika, Polisi Cek Arus Penumpang dan Logistik di Pelabuhan Lembar

POST BARU