Peringati Hari Konservasi Mangrove Internasional, InJourney Tanam 4.500 Bibit di The Mandalika

Sabtu, 25 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM – Menyambut International Mangrove Conservation Day pada 26 Juli mendatang, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney bersama anak perusahaannya InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) memperkuat  pengembangan Mangrove Sanctuary di kawasan The Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), sebagai kawasan ecotourism berbasis konservasi. Upaya tersebut ditandai dengan penanaman 4.500 bibit mangrove melalui program InJourney Green.

Kegiatan penanaman yang dilaksanakan pada Jumat (24/7) merupakan tahap ketiga dari program rehabilitasi mangrove yang telah dimulai sejak 14 September 2025 di Blok 22 dan tahap 2 pada peringatan hari bumi 22 April 2026 di Blok 22 dan 23 sehingga pada tahap 3 ini total terakumulasi sudah 20.000 bibit mangrove tertanam. Penanaman dilakukan di kawasan Lot MG, Blok 11 dan Blok 23 The Mandalika menggunakan jenis mangrove Rhizophora Stylosa sebagai langkah untuk pelestarian lingkungan dan aset wisata dengan melindungi kawasan pesisir dari abrasi, gelombang besar, angin kencang dan intrusi air laut, menyerap dan menyimpan karbon dalam jumlah besar melalui batang, akar, dan sedimen sehingga mendukung mitigasi perubahan iklim. Penanaman mangrove ini juga sebagai upaya untuk memberikan habitan bagi berbagai biota, seperti ikan, kepiting, burung, dan organisme pesisir endemik khas Mandalika lainnya.

Baca Juga :  AMSI NTB Advokasi Wartawan di Mataram, Diduga Diintimidasi Terkait Pemberitaan Judi Ayam

“Melalui program InJourney Green, kami ingin memastikan bahwa pengembangan pariwisata tidak hanya menghadirkan pertumbuhan ekonomi, namun juga menjaga keseimbangan ekosistem dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Salah satu fokus kami adalah pengembangan Mangrove Sanctuary di The Mandalika sebagai bagian dari komitmen terhadap pariwisata berkelanjutan,” jelas Direktur SDM dan Digital, Herdy Harman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Herdy juga menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari jumlah Mangrove yang ditanam. Namun, InJourney juga melakukan social mapping dan menyusun roadmap pemberdayaan Masyarakat agar Mangrove Sanctuary dapat menjadi sumber manfaat ekonomi baru melalui pengembangan ekowisata dan aktivitas berbasis konservasi.
Di kesempatan yang sama, General Manager The Mandalika, Pari Wijaya, menyebut,  pelestarian lingkungan merupakan fondasi dalam pengembangan The Mandalika sebagai destinasi pariwisata kelas dunia yang mengedepankan prinsip keberlanjutan.

Baca Juga :  ITDC dan Jasaraharja Putera Jalin Kerja Sama Asuransi Aset di The Mandalika

“Di The Mandalika, kami meyakini bahwa pengembangan destinasi harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan. Melalui InJourney Green, kami tidak hanya melakukan rehabilitasi ekosistem mangrove, tetapi juga membangun fondasi bagi pengembangan kawasan ecotourism yang memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan, masyarakat, dan keberlanjutan destinasi,” ujar Pari.

Untuk memastikan pengembangan dilakukan secara terarah dan berkelanjutan, InJourney dan ITDC menyusun feasibility study yang mencakup roadmap rehabilitasi mangrove, kajian sosial (social mapping) masyarakat sekitar, serta identifikasi potensi pengembangan ekonomi berbasis ekosistem mangrove. Kajian tersebut disusun bersama Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan Institut Pertanian Bogor (PKSPL IPB) sebagai landasan ilmiah dalam merancang pengelolaan kawasan Mangrove Sanctuary.

Pari menambahkan, pengembangan kawasan ini diharapkan menghadirkan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi lingkungan tetapi juga bagi masyarakat sekitar. “Mangrove memiliki peran penting sebagai pelindung alami kawasan pesisir, penyerap karbon, serta habitat berbagai biota, sekaligus memiliki potensi ekonomi bagi masyarakat. Karena itu, kami ingin memastikan setiap langkah pengembangan kawasan memberikan kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan. Ke depan, Mangrove Sanctuary diharapkan menjadi ruang konservasi, edukasi, dan ecotourism yang memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di The Mandalika,” tambah Pari.

Baca Juga :  Pulang Kampung Veda Ega, Mario Aji dan Dukungan Sri Sultan Hamengkubuwono X Menuju MotoGP Mandalika 2026

Pelaksanaan program ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, di antaranya PKSPL IPB, pemerintah daerah, instansi lingkungan hidup, aparat setempat, akademisi, tenant kawasan, dan masyarakat sekitar. Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi bagian penting dalam membangun pengelolaan ekosistem mangrove yang berkelanjutan sekaligus menciptakan nilai tambah bagi kawasan dan masyarakat.

Melalui InJourney Green, InJourney Group terus memperkuat implementasi pembangunan berkelanjutan di seluruh destinasi yang dikelolanya sebagai wujud komitmen perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara pengembangan pariwisata, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.

POST TERKAIT

Indonesian Heroes Mario Aji dan Veda Pratama: Perjuangan Panjang Menuju Panggung Dunia, Bertemu di Mandalika
Mandalika Jadi Living Destination, MSFF Vol.2 Hadir Berikan Dampak Ekonomi Nyata Bagi NTB
Tiket Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Resmi Sold Out di Hari Pertama, Tidak Ada Penambahan Kuota!
Dari Layanan hingga Lintasan, SDM Lokal Jadi Kekuatan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
Lolos Inspeksi FIM, Sirkuit Mandalika Kantongi Homologasi Grade A untuk MotoGP 2026
Riders Go to School Menyapa SDN 2 Kuta Mandalika, Lima Pembalap Moto2™️ dan Moto3™️ Bawa Semangat #IndonesianHeroes
Ribuan Warga Mataram Sambut Riders Parade MotoGP 2026, Atmosfer Semakin Memanas!
Jelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, Transportasi Laut Jadi Alternatif Akses Menuju Lombok
Berita ini 23 kali dibaca
Tag :

POST TERKAIT

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:08 WITA

Indonesian Heroes Mario Aji dan Veda Pratama: Perjuangan Panjang Menuju Panggung Dunia, Bertemu di Mandalika

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 06:32 WITA

Mandalika Jadi Living Destination, MSFF Vol.2 Hadir Berikan Dampak Ekonomi Nyata Bagi NTB

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:44 WITA

Tiket Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Resmi Sold Out di Hari Pertama, Tidak Ada Penambahan Kuota!

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:31 WITA

Dari Layanan hingga Lintasan, SDM Lokal Jadi Kekuatan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 04:52 WITA

Lolos Inspeksi FIM, Sirkuit Mandalika Kantongi Homologasi Grade A untuk MotoGP 2026

POST BARU