PRAYAPOST.COM – Setelah melakukan MOU Dengan Universitas Islam Al Azhar Mataram terkait implementasi Tri Darma Perguruan Tinggi, Pemda Loteng kembali melakukan penandatanganan MOU dengan Universitas Jenderal Achmad Yani UNJANI) Bandung Jawa Barat.
Penandatanganan dilakukan Bupati Lombok Tengah H. L. Pathul Bahri, S.IP, M.AP dengan Rektor UNJANI Prof Hikmahanto Juwana S.H., LL.M., Ph.D.
Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani Prof Hikmahanto Juwana mengatakan, sebanyak 151 orang mahasiswa dan mahasiswi ikut dalam kegiatan implementasi Tri Darma Perguruan Tinggi terdiri dari 120 dari fakultas kedokteran dan 31 fakultas kedokteran gigi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Hari ini kita akan menandatangani kerjasama implementasi Tri Darma Perguruan Tinggi dengan Pemkab Lombok Tengah” ungkapnya.
Bupati Lombok Tengah H.L.Pathul Bahri menyampaikan ucapan terimakasih atas kepercayaan pihak rektorat telah memilih Kabupaten Lombok Tengah sebagai tempat implantasi Tri Darma Perguruan Tinggi UNJANI.
Menurutnya Kabupaten Lombok Tengah saat ini sedang menata masa depan yang lebih cerah.
Bupati menegaskan komitmen pemerintah untuk menyekolahkan warga masyarakat di fakultas kedokteran cukup besar. Untuk diketahui saat ini Pemkab Lombok Tengah sedang menyekolahkan 10 orang mahasiswa dari Jalur Tahfiz non APBD. Mereka adalah para mahasiswa dari kelompok kaum duafa dan Yatim.
“Kita tahu biaya kuliah di Kedokteran itu mahal dan tak mungkin bisa dijangkau oleh masyarakat miskin, nah kita hadir membantu mereka untuk wujudkan mimpi menjadi seorang dokter” jelasnya.
Mahasiswa UNJANI sendiri akan melakukan kegiatan penyuluhan dan pengobatan gratis di pusatkan di Kecamatan Praya Timur sejak tanggal 5-9 September 2023.
Bupati berpesan kepada seluruh aparatur pemerintah daerah Kabupaten Lombok Tengah untuk membantu menfasilitasi apa yang menjadi kebutuhan mahasiswa.
Bupati juga meminta maaf sekiranya selama menjalani tri darma perguruan tinggi di Kabupaten Lombok Tengah ada hal hal yang kurang berkenan baik dari masyarakat maupun aparatur.
“Saya atas nama Pemda Loteng meminta maaf sekiranya dalam penyambutan ataupun dalam pelayanan kami kurang memuaskan” tutupnya.






















