Pemerintah Desa Ubung Klarifikasi Pemberitaan Terkait Norida Akmal

Rabu, 18 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM – Pemerintah Desa Ubung memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan yang beredar mengenai kisah Norida Akmal Binti Ayob yang disebut-sebut bertahan hidup selama 18 tahun di Lombok sebagai tukang sapu.

Kepala Desa Ubung, Mustaal, saat di konfirmasi 18/2/2026 menegaskan bahwa informasi tersebut tidak sepenuhnya benar. Berdasarkan data dan pengetahuan pemerintah desa, Norida tidak pernah bekerja sebagai tukang sapu sebagaimana yang diberitakan.

Baca Juga :  Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa

Menurut Mustaal, Norida diketahui tinggal di wilayah Desa Ubung dengan membawa satu orang anak perempuan. Saat ini, Norida memiliki dua orang anak, masing-masing laki-laki dan perempuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut dijelaskan, anak perempuan Norida pernah melanjutkan pendidikan di Universitas Mataram melalui program Bidikmisi. Hal tersebut, kata dia, menunjukkan bahwa anak yang bersangkutan tetap memperoleh akses pendidikan yang memadai.

Baca Juga :  Nanang Samodra Sampaikan Duka Cita || Tegaskan Komitmen Pemerintah Percepat Penanganan Bencana

Terkait status rumah tangga, Mustaal menyampaikan bahwa perceraian antara Norida dan mantan suaminya terjadi pada 24 Juni 2024. Setelah perceraian, mantan suami disebut memberikan uang sebesar Rp20 juta sebagai biaya kepulangan Norida ke Malaysia.

Kepala Desa Ubung juga menjelaskan bahwa pascaperceraian, Norida bekerja sebagai karyawan di Pasar Bambu, yang merupakan area usaha dan perdagangan tradisional (UMKM serta pusat kerajinan dan kuliner), selama kurang lebih delapan bulan. Ia menegaskan, pekerjaan tersebut bukan sebagai petugas kebersihan seperti yang beredar dalam pemberitaan.

Baca Juga :  Laka Lantas di Pratim, Satu Korban Meninggal Dunia || ‎Polres Loteng Olah TKP

Pemerintah Desa Ubung berharap klarifikasi ini dapat memberikan informasi yang berimbang kepada masyarakat serta mencegah berkembangnya opini yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Pemerintah desa juga menyatakan terbuka untuk koordinasi dan komunikasi guna menjaga nama baik semua pihak.

POST TERKAIT

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade
Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat
Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok
Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan
Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor
Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak dan Panen Raya di Sembalun
Panitia Pilkades Labulia Tetapkan 9.068 DPT Secara Terbuka
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Berita ini 70 kali dibaca

POST TERKAIT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:34 WITA

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:06 WITA

Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:47 WITA

Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:37 WITA

Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor

POST BARU