PRAYAPOST.COM – Sejumlah pegawai Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya di bidang keuangan, diketahui melakukan aksi mogok kerja selama dua hari terakhir. Bahkan, mereka mengunci ruang kerja di kantor setempat.
Menanggapi kondisi tersebut, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Deklarasi NTB menilai kepemimpinan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB tidak berjalan sebagaimana mestinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami menduga Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB tidak mampu memimpin dan mengelola jajarannya. Jika persoalan internal seperti ini saja tidak bisa diselesaikan, bagaimana mungkin bisa memastikan pelayanan kesehatan masyarakat berjalan optimal? Ini bentuk kelalaian yang tidak bisa ditolerir,” tegas Ketua LSM Deklarasi NTB Agus Sukandi dalam keterangan pers, Jumat 19/9/2025.
LSM Deklarasi NTB menilai, konflik di tubuh Dinkes tidak hanya merusak citra pemerintahan, tetapi juga berpotensi menghambat pelayanan dasar bagi masyarakat.
“Kesehatan adalah kebutuhan utama rakyat. Jangan sampai karena ketidakbecusan pimpinan, masyarakat yang jadi korban. Kami mendesak Gubernur NTB segera mengambil langkah tegas, termasuk mengevaluasi bahkan mencopot Kepala Dinas Kesehatan bila terbukti tidak mampu menjalankan tugasnya,” tambahnya.
LSM menegaskan, bila pemerintah provinsi tidak segera bertindak, pihaknya akan menggalang dukungan masyarakat dan melakukan aksi lebih besar untuk mengawal persoalan ini hingga tuntas.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak dinas terkait permasalahan yang terjadi dalam lingkup Dinkes provinsi NTB.






















