PRAYAPOST.COM — Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Barejulat, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, memasuki agenda pengambilan nomor urut dan penyampaian visi-misi calon kepala desa, Senin (28/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lapangan Kantor Desa Barejulat tersebut berjalan tertib, aman dan damai. Tiga calon kepala desa yang telah dinyatakan lolos mengikuti seluruh rangkaian kegiatan bersama panitia, unsur Forkopimcam Jonggat dan masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Desa Barejulat merupakan salah satu dari 10 desa di Kecamatan Jonggat yang akan melaksanakan Pilkades secara serentak.
Ketua Panitia Pilkades Barejulat, Sudarman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa ketiga calon yang mengikuti kontestasi merupakan putra terbaik Desa Barejulat.
“Tiga calon kepala desa yang lolos pada hari ini merupakan putra terbaik Desa Barejulat. Siapapun nanti yang terpilih dari tiga calon inilah yang akan memimpin Desa Barejulat selama delapan tahun ke depan,” ujar Sudarman.
Menurutnya, siapapun yang nantinya mendapatkan kepercayaan masyarakat harus dapat diterima bersama sebagai bagian dari proses demokrasi desa.
Sementara itu, Kapolsek Jonggat AKP. Susan V. Sualang yang hadir dalam kegiatan tersebut mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kondusivitas selama tahapan Pilkades berlangsung.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas selama proses Pilkades di Desa Barejulat. Mari kita jaga keamanan, ketertiban dan persaudaraan meskipun nantinya masyarakat memiliki pilihan yang berbeda,” ungkap IPTU Susan.
Pengambilan Nomor Urut Jadi Perhatian
Di tengah berlangsungnya proses pengambilan nomor urut, terdapat hal yang menarik perhatian.
Berdasarkan pantauan di lokasi, nomor urut yang diperoleh ketiga calon ternyata sama dengan urutan ketika mereka melakukan pendaftaran sebagai bakal calon.
Urutan pendaftaran tersebut diawali oleh Ahmad Muazin, kemudian H. Tahri, dan selanjutnya H. L. Adi Kusumajaya.
Saat pengambilan nomor urut berlangsung, hasilnya tidak berubah dari urutan tersebut. Ahmad Muazin mendapatkan nomor urut 1, H. Tahri nomor urut 2, sedangkan H. L. Adi Kusumajaya mendapatkan nomor urut 3.
Kesamaan antara urutan pendaftaran dan nomor urut tersebut menjadi perhatian dalam pelaksanaan tahapan Pilkades hari itu.
Namun, dari pantauan di lokasi, proses pengambilan nomor urut berlangsung dalam suasana tertib dan tidak terlihat adanya keberatan maupun perdebatan terbuka dari para calon ataupun pendukung.
Tiga Calon Sepakati Pilkades Damai
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penandatanganan fakta integritas Pilkades damai oleh ketiga calon Kepala Desa Barejulat.
Penandatanganan tersebut menjadi komitmen bersama untuk menjaga pelaksanaan Pilkades agar tetap aman, tertib dan damai, sekaligus menjaga hubungan persaudaraan di tengah perbedaan pilihan politik di tingkat desa.
Dengan adanya komitmen tersebut, masyarakat Desa Barejulat diharapkan dapat mengikuti seluruh tahapan Pilkades dengan tetap mengedepankan kedamaian, persatuan dan ketertiban.
Pilkades bukan sekadar menentukan siapa yang akan menjadi kepala desa, tetapi juga menjadi bagian dari proses demokrasi yang harus dijaga bersama oleh seluruh masyarakat.






















