Penulis : Baiq Astitik Susanti
ARTIKEL.PRAYAPOST.COM – Pengertian obligasi adalah suatu surat berharga berupa pengakuan atau pernyataan utang yang diterbitkan oleh perusahaan penerbit, baik perusahaan swasta maupun pemerintah.
Perusahaan penerbit merupakan pemilik utang. Lalu, surat yang diterbitkan tadi dapat dijual-belikan kepada masyarakat.
Di sini masyarakat berperan sebagai pemegang obligasi atau pihak yang berpiutang.Surat pernyataan utang yang diperjual-belikan tersebut berisi perjanjian bahwa perusahaan penerbit akan melunasi utang serta bunga pada tanggal jatuh tempo. Waktu jatuh tempo obligasi biasanya berkisar 1 sampai 10 tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Secara umum, perusahaan menerbitkan surat utang untuk mendapatkan modal/dana segar dari masyarakat agar kinerja perusahaan tidak terhambat karena kekurangan dana.
1. Pengertian Obligasi Menurut Ahli
Jonathan B. Berk
Beliau menjelaskan pengertian obligasi adalah sebuah surat berharga yang diterbitkan dan dijual oleh perusahaan, baik dari pemerintah maupun swasta, dengan tujuan meraih modal dari para investor. Keuntungan investor diperoleh dari pengembalian modal serta bunga yang dibayarkan pemilik utang sesuai perjanjian awal.
Eduardus Tandelilin
Eduardus menerangkan tentang apa itu obligasi, yaitu sebuah sekuritas yang disepakati berdasarkan perjanjian pembayaran pada saat jatuh tempo.
Frank J. Fabozzi.
Frank menjelaskan obligasi adalah salah satu jenis utang atau surat pengakuan utang yang diterbitkan perusahaan maupun pemerintah dan harus dilunasi saat waktu jatuh tempo. Keuntungan yang didapatkan investor berasal dari tingkat bunga berdasarkan kesepakatan dengan penerbit surat utang.
Yuliana dkk.
Yuliana dkk. menerangkan apa itu obligasi sebagai surat utang yang dikeluarkan oleh perusahaan penerbit, baiklembaga atau negara, berisi nominal tertentu serta kesanggupan untuk melunasi pengembalian modal dan bunganya pada saat jatuh tempo.Pembayaran bunga dilakukan secara berkala berdasarkan persentase tertentu yang nilainya tetap.
2. Jenis-Jenis Obligasi
a. Berdasarkan nominal obligasi
Jika diamati berdasarkan nominalnya, investasi obligasi dibagi menjadi dua jenis, antara lain:
Obligasi konvensional.
Jenis ini merupakan surat utang yang menyimpan jumlah nominal sangat besar, yakni berkisar Rp1 miliar untuk setiap slot.
Obligasi ritel.
Sebaliknya, jenis ini merupakan surat utang yang mempunyai total nominal kecil, hanya sekitar Rp1 juta saja.
b. Berdasarkan penerbit obligasi.
Apabila ditilik dari penerbitnya, investasi obligasi terbagi menjadi tiga, yaitu:
Corporate bonds
Surat obligasi jenis ini diterbitkan oleh perusahaan seperti pemerintah atau BUMN, serta perusahaan swasta dengan rentang waktu 1 tahun.
Government bonds.
Surat obligasi jenis tersebut dikeluarkan oleh pemerintah. Surat pertama diterbitkan di Indonesia pada bulan Agustus 2006. Contoh obligasi berikut ada 4, yaitu Obligasi Negara Ritel Indonesia (ORI), Sukuk Ritel, Saving Bond Ritel, serta Sukuk Tabungan.
3. Bunga Obligasi
Bunga obligasi biasanya disebut sebagai kupon. Kupon setiap surat utang bisa berbeda-beda, tergantung pada jenis surat yang sobat OCBC NISP pilih, penerbitnya, serta kesepakatan antara pemegang surat dan penerbit surat. Umumnya besarnya kupon obligasi berkisar 5-10%.
4. Risiko Obligasi
Risiko obligasi adalah tidak bisa mendapatkan keuntungan sesuai perjanjian awal, sehingga menyebabkan kehilangan nilai dana yang telah diinvestasikan. Tapi, risiko tersebut umumnya hanya terdapat pada jenis-jenis obligasi yang tidak dilindungi Undang-Undang.
Di samping itu, instrumen investasi ini juga lebih mudah terpengaruh terhadap perubahan ekonomi, kondisi politik suatu negara, serta suku bunga yang diterapkan.Pihak investor juga bisa mengalami kerugian apabila menjual surat utang dalam pasar sekunder sebelum jatuh tempo, sebab harganya berpotensi lebih rendah dibanding harga belinya.
5. Tips agar Meraih Keuntungan Obligasi.
Sudah tertarik berinvestasi pada instrumen ini? Surat utang obligasi adalah instrumen investasi yang bisa didapatkan di mana saja. Baik itu dari pemerintah maupun perusahaan swasta. Jika sudah tertarik, mungkin sobat OCBC NISP bisa menerapkan 4 tips agar memaksimalkan keuntungan Anda:
a. Pastikan Anda berinvestasi pada waktu yang tepat
Aturlah waktu berinvestasi Anda. Jual surat utang yang sobat OCBC NISP miliki apabila terdapat potensi keuntungan. Jika belum bisa menjualnya di pasar obligasi, Anda tetap bisa menyimpan surat tersebut dan mendapatkan keuntungan lewat kupon.
b. Perhatikan suku bunga yang ditetapkan
Sesuai dengan jenis-jenis yang dijelaskan, Anda perlu memperhatikan suku bunga/kupon yang ditetapkan pada surat utang. Perlu diingat bahwa harga obligasi berbanding terbalik dengan nilai kupon dan imbal hasil.
Saat nilai kupon naik, maka harga obligasi turun. Demikian pula sebaliknya. Jangan sampai salah menghitung ya, sobat OCBC NISP!
c. Pilih penerbit yang kredibel dan terpercaya.
Pastikan Anda telah melakukan riset terhadap penerbit surat utang yang hendak dipilih. Surat utang dari pemerintah umumnya lebih aman karena dipayungi oleh Undang-Undang. Imbal hasilnya juga tinggi dengan nilai kupon yang bersaing.






















