PRAYAPOST.COM – Dengan menggandeng Dinas lingkungan hidup (DLH) kabupaten Lombok Utara dan Bank sampah Persada Lombok Utara Kelompok mahasiswa KKN pemberdayaan masyarakat desa (PMD) Universitas Mataram di Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara, NTB,melaksanakan penyuluhan pengolahan sampah ecobrik dan ECO enzym 4/1/2024.
Fahrizal dari dinas lingkungan hidup yang hadir sebagai pemateri menyampaikan Sampah plastik di laut jumlahnya terus bertambah hingga 8 juta ton pertahun, sehingga membutuhkan puluhan sampai ratusan tahun untuk dapat terurai sempurna
hal ini yang menjadi ancaman terbesar bagi biota laut seperti ikan, mamalia laut dan lain lainnya.” berapa lama sampah anorganik terurai”. tanyanya
Indonesia termasuk negara peringkat ke- 2 di dunia penyumbang sampah plastik di laut atau satu posisi di bawah china.
Dalam Pengolahan sampah dapat dilakukan dengan prinsip 3 R yaitu RECYCLE ( pengolahan kembali sampah menjadi produk baru yang bermanfaat), REUSE ( pengguna kembali untuk fungsi yang sama) dan Reduce ( pengurangan segala sesuatu yang berpotensi menjadi sampah). imbuhnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk menyadarkan masyarakat agar desa tanjung bersih dan Ramah lingkungan sehingga dapat meminimalisir sampah KKN (PMD) Universitas Mataram juga menggandeng Bank Sampah Persada Lotara sebagai pemateri ECO enzim
Abdul Aziz dari Bank sampah Persada juga menyampaikan bagaimana memanfaatkan limbah Rumah tangga untuk mengurangi polusi mencegah global warming hingga pemanfaatan sampah organik sebagai pupuk.
Mengingat Kecamatan tanjung termasuk kecamatan yang paling banyak menghasilkan sampah dibandingkan kecamatan lain yang ada di Lombok Utara ini.ungkapnya
M Qiroman Al Qutbhi ketua KKN Universitas Mataram berharap dengan adanya kegiatan semacam ini bisa menyadarkan masyarakat bagaimana bahayanya sampah di lingkungan kita sehingga kedepan kita semua bisa mengurangi dan memanfaatkan sampah dengan baik.






















