Jaga Ekosistem Gili, Bhayangkari NTB dan Lombok Utara Menutrisi Laut Dengan Eco-Enzim dari Sampah Organik

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM – Kelestarian ekosistem bawah laut Gili Trawangan menjadi perhatian serius Bhayangkari Nusa Tenggara Barat. Dalam rangkaian memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) ke-46 tahun 2026, sebuah aksi nyata dilakukan untuk menjaga kualitas perairan ikon wisata tersebut menggunakan cairan hasil fermentasi sampah organik menjadi Eco-Enzyme.

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Ketua Bhayangkari Daerah NTB, Ny. Uty Edy Murbowo, dengan didampingi Pengurus Daerah Bhayangkari dan Pengurus Daerah YKB NTB. Turut mendampingi pula Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, yang selama ini konsisten mengawal program tersebut di wilayah Lombok Utara.

Sebagai bentuk komitmen terhadap lingkungan, rombongan menuangkan sedikitnya 50 liter cairan Eco-Enzyme ke perairan Gili Trawangan. Langkah ini bukan sekadar seremonial, melainkan upaya berkelanjutan untuk “membayar kembali” apa yang telah diambil manusia dari alam.

Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, menjelaskan bahwa Eco-Enzyme yang digunakan merupakan hasil olahan limbah organik rumah tangga seperti sisa kulit buah (melon, semangka, jeruk) dan air kelapa yang diproses selama 90 hari.

Pemberian Eco-Enzyme di laut Gili Trawangan memiliki tujuan teknis yang sangat krusial bagi ekosistem. Cairan ini bekerja menjernihkan air laut yang tercemar dan mengurangi zat polutan secara alami. Salah satu manfaat paling signifikan adalah kemampuannya mengubah karbon dioksida (CO2) menjadi karbonat (CO3).

Baca Juga :  Seluruh Alternatif Perdamaian Ditolak DPRD NTB || Sidang Gugatan Fihiruddin Tetap Lanjut

“Perubahan menjadi karbonat ini sangat mendukung keberlangsungan biota laut dan kesehatan terumbu karang,” jelas Ny. Heny. Selain itu, Eco-Enzyme dikenal efektif menetralkan amonia, mengurai bahan organik berlebih, serta menghambat pertumbuhan bakteri patogen yang dapat merusak kualitas air laut.

Untuk menghasilkan cairan berkualitas, Bhayangkari menerapkan standar pembuatan yang disiplin dengan rumus perbandingan 10:3:1 (10 bagian air, 3 bagian sampah organik, dan 1 bagian gula/molase).

“Selama bulan pertama fermentasi, gas harus rutin dibuang setiap minggu untuk memastikan proses berjalan sempurna,” tambah Ny. Heny. Edukasi ini juga rutin diberikan kepada anak-anak sekolah dan pelaku wisata agar mereka bisa memproduksi nutrisi laut ini secara mandiri di hotel atau restoran masing-masing.

Baca Juga :  Gibran Serahkan BSU di NTB: Utamakan Kebutuhan Anak, Bukan Rokok!

Aksi yang menjadi bagian dari peringatan HUT YKB ke-46 ini membawa pesan kuat mengenai kemandirian pengelolaan lingkungan. Dengan laut yang sehat, diharapkan populasi ikan akan melimpah dan kualitas pariwisata meningkat.

“Filosofinya jelas: Ekosistem laut terjaga, biota laut sehat, ikan melimpah, dan pada akhirnya rakyat pun sejahtera,” tutupnya.

Melalui sinergi antara Pengurus Daerah NTB dan Cabang Lombok Utara, gerakan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas untuk mengubah sampah organik menjadi solusi nyata bagi pelestarian alam bawah laut NTB.

POST TERKAIT

Masjid Nurul Bilad The Mandalika Diperkuat, ITDC & BSI Sinergi Dukung Kehidupan Spiritual Masyarakat
Kapolda NTB Turun Langsung Simulasikan Arus Penonton MotoGP Mandalika
Pemkab Lombok Tengah Perkuat Keamanan Siber, Sekda Ingatkan Ancaman Peretasan Data Pemerintah
Polresta Loteng Selidiki Kematian Perempuan Ditemukan Terbakar di Kebun Batukliang
Polresta Loteng Terbitkan DPO Pimpinan Ponpes Terkait Dugaan Persetubuhan Anak di Praya Timur
Jelang MotoGP Mandalika, Polisi Cek Arus Penumpang dan Logistik di Pelabuhan Lembar
Polda NTB Terjunkan Tim URC Jatanras Amankan Kawasan Mandalika Jelang MotoGP 2026
Bank NTB Syariah Dukung Optimalisasi Penerimaan Daerah dari Sektor Perikanan dan Kelautan
Berita ini 24 kali dibaca
Tag :

POST TERKAIT

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:44 WITA

Masjid Nurul Bilad The Mandalika Diperkuat, ITDC & BSI Sinergi Dukung Kehidupan Spiritual Masyarakat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:50 WITA

Pemkab Lombok Tengah Perkuat Keamanan Siber, Sekda Ingatkan Ancaman Peretasan Data Pemerintah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:58 WITA

Polresta Loteng Selidiki Kematian Perempuan Ditemukan Terbakar di Kebun Batukliang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:55 WITA

Polresta Loteng Terbitkan DPO Pimpinan Ponpes Terkait Dugaan Persetubuhan Anak di Praya Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:25 WITA

Jelang MotoGP Mandalika, Polisi Cek Arus Penumpang dan Logistik di Pelabuhan Lembar

POST BARU