ITDC Tunjuk Pari Wijaya sebagai GM The Mandalika, Dorong Pengembangan dan Daya Tarik Investasi Kawasan

Minggu, 3 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM – InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) resmi menunjuk I Made Pari Wijaya sebagai General Manager (GM) The Mandalika, menggantikan Agus Setiawan yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas Sementara (PGS) GM. Penunjukan ini ditandai melalui serah terima jabatan yang berlangsung di Pullman Lombok Mandalika Beach Resort, pada Minggu (3/5). Penunjukan Pari Wijaya adalah langkah strategis perusahaan, dalam mempercepat pengembangan kawasan, sekaligus memperkuat kinerja operasional dan daya tarik investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, menyampaikan bahwa pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang wajar dalam mendukung penguatan kinerja perusahaan. “Tour of duty merupakan hal yang biasa dalam sebuah organisasi sebagai bagian dari pengembangan dan optimalisasi talenta. ITDC senantiasa menempatkan talenta terbaik pada posisi strategis untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki, guna mendorong pencapaian tujuan perusahaan serta memastikan keberlanjutan pengembangan kawasan,” ujarnya.

Baca Juga :  20 Calon Jama'ah Haji Asal Desa Jelantik Dilepas Camat Jonggat Bersama Kepala Desa.

Agus Setiawan sudah menjadi bagian dari ITDC sejak 1 Februari 2013 dan mengawali kariernya di The Mandalika. Sebelum menjabat sebagai PGS GM, Agus mengemban amanah sebagai Vice President Project Engineering & Construction. Memiliki latar belakang Teknik Sipil dari Universitas Mataram, Agus mempunyai peran penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan memastikan kesiapan berbagai fasilitas strategis di kawasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agus Setiawan menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak selama masa kepemimpinannya, serta harapannya pada keberlanjutan pengembangan kawasan ke depan. “Menjadi bagian dari perjalanan pengembangan The Mandalika menjadi pengalaman yang amat berharga. Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh tim dan stakeholder yang bersama-sama membangun kawasan ini hingga mencapai progres seperti sekarang. Saya percaya, di bawah kepemimpinan yang baru, The Mandalika akan terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pariwisata nasional,” ujarnya.

Baca Juga :  Menuju KEK Mandalika Hijau: ITDC Terapkan Strategi Pengelolaan Sampah Terintegrasi dengan Pendekatan Inovatif dan Kolaboratif

Sementara itu, Pari Wijaya telah bergabung dengan ITDC sejak 1 Agustus 2006 dan memulai karier di The Nusa Dua sebagai staf operasional. Ia kemudian mengemban berbagai peran strategis, mulai dari Kasi Perencanaan, Kepala Bagian Pengembangan, hingga Vice President Operation The Nusa Dua. Sejak 2019, Pari dipercaya sebagai Vice President Operation The Mandalika dengan fokus pada tata kelola operasional dan pengembangan kawasan pariwisata, termasuk dalam mendukung kesiapan layanan dan penyelenggaraan event internasional di KEK Mandalika.

Selain itu, Pari juga memegang peran strategis sebagai bagian dari Design Committee The Mandalika sejak 2024, Tim Transisi BTDC menjadi ITDC pada 2008, serta Ketua Tim Penyelesaian Lahan dan Ketua Tim Aktivasi Bazaar. Dengan latar belakang Teknik Arsitektur dari Universitas Udayana, ia memiliki pemahaman komprehensif dalam pengelolaan kawasan pariwisata terintegrasi.

Pari menyampaikan komitmennya dalam menjalankan amanah baru tersebut sekaligus arah pengembangan kawasan ke depan. “Amanah ini merupakan tanggung jawab besar yang akan saya jalankan dengan penuh komitmen. KEK Mandalika memiliki kompleksitas yang sangat tinggi, sehingga diperlukan penguatan tata kelola operasional dan kolaborasi yang solid dengan seluruh stakeholder. Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas layanan serta mengoptimalkan investasi melalui pemanfaatan lahan untuk mendorong pertumbuhan revenue, guna memastikan The Mandalika tetap menjadi destinasi unggulan yang kompetitif di tingkat global. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung pengembangan The Mandalika sebagai generator pertumbuhan pariwisata di Lombok,” ujar Pari.

Baca Juga :  Bupati Loteng HL.Pathul Bahri Hadiri Gebyar Kemerdekaan ke 79 RI

Melalui transisi kepemimpinan yang dilakukan, ITDC menunjukkan komitmen untuk terus mendorong pengembangan KEK Mandalika sebagai destinasi pariwisata kelas dunia berbasis sportainment, yang tidak hanya menghadirkan berbagai event internasional, tetapi juga mampu meningkatkan daya tarik investasi kawasan, guna mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat dan daerah.

POST TERKAIT

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade
Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat
Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok
Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan
Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor
Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak dan Panen Raya di Sembalun
Panitia Pilkades Labulia Tetapkan 9.068 DPT Secara Terbuka
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Berita ini 9 kali dibaca
Tag :

POST TERKAIT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:34 WITA

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:06 WITA

Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:47 WITA

Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:37 WITA

Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor

POST BARU