ITDC Dorong UMKM Desa Penyangga Naik Kelas Bersama Perkembangan The Mandalika

Jumat, 12 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM – Perkembangan kawasan The Mandalika terus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar, termasuk bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di desa penyangga. Sejumlah UMKM binaan mulai terhubung dengan ekosistem pariwisata di kawasan, salah satunya melalui pemasokan hasil pertanian hidroponik kepada tenant dan pelaku usaha kuliner di The Mandalika.

Untuk memperkuat keterlibatan masyarakat lokal dalam rantai nilai pariwisata tersebut, InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) bersama Pullman Lombok Mandalika Beach Resort menyelenggarakan Workshop Pemasaran Digital bagi UMKM Desa Penyangga, pada Rabu (10/6) di Dusun Bungawan Daya, Desa Prabu, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang diikuti oleh 28 pemilik UMKM dari Desa Kuta dan Desa Prabu ini merupakan bagian dari komitmen ITDC untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha lokal agar mampu memanfaatkan peluang ekonomi yang tumbuh seiring perkembangan sektor pariwisata di The Mandalika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

General Manager The Mandalika, Pari Wijaya, mengatakan bahwa pengembangan destinasi pariwisata tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur dan atraksi wisata, tetapi juga harus mampu menciptakan manfaat ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar. Karena itu, peningkatan kapasitas UMKM menjadi bagian penting dalam memastikan masyarakat lokal dapat tumbuh bersama perkembangan kawasan.

Baca Juga :  ITDC Gelar Pembersihan Sampah dan Edukasi Pengelolaan Sampah di Danau Toba

“Kami ingin semakin banyak UMKM lokal yang menjadi bagian dari rantai nilai pariwisata The Mandalika. Melalui pelatihan ini, kami berharap pelaku usaha dapat memperkuat kualitas produk, meningkatkan kemampuan pemasaran digital, serta memperluas akses kemitraan dengan tenant, hotel, restoran, dan pelaku usaha pariwisata lainnya. Dengan demikian, manfaat ekonomi kawasan dapat dirasakan secara lebih luas dan berkelanjutan oleh masyarakat,” ujar Pari.

Para peserta workshop merupakan UMKM binaan yang bergerak di berbagai sektor usaha, mulai dari produk olahan pangan, produk berbasis kelapa, hingga pertanian hidroponik. Beberapa di antaranya telah menunjukkan perkembangan positif dan mulai terhubung dengan ekosistem pariwisata di kawasan The Mandalika. Hasil pertanian hidroponik dari Kelompok Tani Hydroku, misalnya, telah memasok kebutuhan sejumlah tenant dan pelaku usaha kuliner di kawasan. Keterhubungan ini menunjukkan bagaimana pengembangan pariwisata dapat menciptakan peluang ekonomi baru bagi warga lokal melalui kemitraan yang saling menguntungkan dan berkelanjutan.

Workshop menghadirkan Marketing Communication Pullman Lombok Mandalika Merujani Beach Resort, Ryan Rinaldy; Corporate Digital ITDC, Imam Khoirul; serta Public Community and Relation (PCR) The Mandalika, Adjat Sudrajat, sebagai narasumber. Para peserta memperoleh pembekalan mengenai pentingnya konten digital, strategi komunikasi pemasaran dan branding, pengembangan kemasan produk, hingga praktik membuat konten promosi yang bisa mendukung pemasaran produk UMKM secara lebih efektif.

Baca Juga :  Kapal Polisi XXI-2014 Bersama TNI AL dan KSOP Bima Bantu Nelayan Laksanakan Pengukuran Kapal

Melalui pelatihan tersebut, peserta diharap mampu meningkatkan visibilitas produk melalui platform digital, memperluas jaringan pemasaran, serta membuka akses kemitraan dengan tenant, hotel, restoran, dan pelaku usaha pariwisata di kawasan The Mandalika. Harapannya, upaya ini semakin memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat lokal sekaligus menciptakan peluang usaha yang berkelanjutan.

Ketua Pokdarwis Monkey Cave Desa Prabu, Zaki Yurahman, yang turut menjadi salah satu peserta workshop, antusias mengikuti pelatihan ini. Menurutnya, kegiatan itu memberikan wawasan baru yang sangat dibutuhkan oleh pelaku usaha mikro untuk meningkatkan daya saing produk. “Selama ini kami lebih fokus pada produksi dan penjualan secara langsung. Melalui workshop ini kami mendapatkan banyak pengetahuan mengenai cara membangun branding, membuat konten promosi yang menarik, hingga memahami kebutuhan pasar yang terus berkembang. Kami berharap ilmu yang diperoleh bisa membantu produk kami menjangkau pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Baca Juga :  Kirab Pataka HUT ke-80 Lombok Tengah Resmi Dimulai, Dilepas Wakil Bupati

Selain pelatihan, pada kesempatan yang sama ITDC juga menyerahkan bantuan sarana dan prasarana berupa 10 unit tempat sampah kepada Pokdarwis Monkey Cave Desa Prabu. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pengelolaan kebersihan dan peningkatan kualitas destinasi wisata Monkey Cave yang menjadi salah satu daya tarik wisata berbasis alam dan budaya di Desa Prabu.

ITDC berharap dukungan sarana dan prasarana itu dapat membantu meningkatkan kualitas pengelolaan destinasi wisata Monkey Cave, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih, nyaman, dan berkelanjutan. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung pengembangan destinasi wisata berbasis masyarakat yang mampu memberikan nilai tambah bagi lingkungan maupun perekonomian lokal.

Ke depan, ITDC akan terus memperkuat pemberdayaan masyarakat dan UMKM desa penyangga melalui berbagai program pendampingan, pelatihan, serta kemitraan strategis yang berorientasi pada peningkatan kapasitas dan akses pasar. Melalui pendekatan tersebut, ITDC berharap semakin banyak masyarakat lokal yang dapat berpartisipasi dalam ekosistem pariwisata The Mandalika, sehingga manfaat pertumbuhan kawasan dapat dirasakan secara lebih luas, berkelanjutan, inklusif, dan sesuai dengan komitmen perusahaan dalam pilar Empowering People.

POST TERKAIT

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade
Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat
Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok
Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan
Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor
Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak dan Panen Raya di Sembalun
Panitia Pilkades Labulia Tetapkan 9.068 DPT Secara Terbuka
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Berita ini 64 kali dibaca
Tag :

POST TERKAIT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:34 WITA

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:06 WITA

Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:47 WITA

Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:37 WITA

Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor

POST BARU