ITDC Bersama Tiga Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Berkolaborasi Kembangkan Pariwisata di KEK Bira & Takabonerate

Minggu, 24 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM – Guna mendorong pengembangan pariwisata di Provinsi Sulawesi Selatan, PT Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov. Sulsel), Kabupaten Selayar, dan Kabupaten Bulukumba telah menandatangani Nota Kesepahaman/ Memorandum of Understanding (MoU), kerjasama pendampingan untuk pengembangan pariwisata Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bira & Takabonerate di Kabupaten Bulukumba dan Kab. Selayar, pada Kamis, 14 Maret 2024.

Acara penandatanganan yang berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar ini dihadiri oleh Direktur Pengembangan Bisnis ITDC Ema Widiastuti, Penjabat (Pj.) Gubernur Sulawesi Selatan Dr. Bahtiar Baharuddin, Bupati Selayar Muh. Basli Ali, dan Wakil Bupati Bulukumba H. Andi Edy Manaf, S.Sos.

Baca Juga :  Polres Lombok Tengah Gelar Personel Dan Sarpras Amankan Hari Buruh 1 Mei 2025

Direktur Pengembangan Bisnis ITDC Ema Widiastuti mengatakan, “Kami sangat menyambut baik pengembangan KEK Bira & Taka Bonerate, terutama karena Indonesia merupakan negara dengan aset pariwisata terbesar di ASEAN. MoU ini juga menandai langkah penting dalam kerjasama pendampingan untuk percepatan pengembangan pariwisata di Kabupaten Bulukumba dan Kab. Selayar yang tengah dalam proses pengajuan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bira & Taka Bonerate, Provinsi Sulawesi Selatan.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Provinsi Sulawesi Selatan, lanjut Ema, memiliki posisi strategis sebagai gerbang Timur Indonesia yang memiliki potensi alam dan budaya yang sangat bisa dikembangkan. Kabupaten Bulukumba merupakan pusat industri kapal pinisi, sementara Kabupaten Selayar memiliki atol terbesar ke-3 di dunia dan cagar biosfer yang sudah mendapat pengakuan UNESCO.”

Baca Juga :  PERUMDAM Tirta Ardhia Rinjani: Terus Berinovasi dan Tingkatkan Pelayanan di Usia ke-34

Kawasan ini juga merupakan jalur dan tujuan kapal pesiar berpenumpang wisatawan asal Amerika Serikat, Inggris dan Australia yang berlayar tiga kali dalam setahun. Diperkirakan, frekuensi kunjungan kapal pesiar ini akan meningkat seiring dengan pengembangan kawasan pariwisata dan maritim Bira Taka Bonerate.

Sementara, Pj. Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Dr. Bahtiar Baharuddin mengapresiasi kerjasama melalui penandatanganan MoU ini, menjadi tonggak penting dalam upaya bersama, untuk mengangkat potensi pariwisata Sulawesi Selatan ke tingkat yang lebih tinggi. “Menggerakkan sektor pariwisata tidaklah mudah. Untuk itu, kehadiran ITDC yang akan menarik investor menjadi hal penting. Oleh karena itu, kita harus bersatu dan berjuang bersama untuk pengembangan pariwisata di Provinsi Sulawesi Selatan ini,” ungkap Bahtiar.

Baca Juga :  HUT Ke‑80 Polri: 100 Paket Sembako dan Kursi Roda Disalurkan ke Warga Sekotong

Dalam bingkai kerjasama ini, semua pihak berkomitmen untuk kerjasama dalam mengembangkan KEK Bira & Takabonerate menjadi sebuah destinasi wisata unggulan yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat.

“Kami berharap kerjasama ini akan menjadi fondasi yang kokoh untuk mencapai tujuan bersama dalam mengembangkan KEK Bira & Takabonerate, sehingga dapat menjadi destinasi pariwisata terkemuka di Indonesia. Kami berkomitmen untuk mendukung pengembangan KEK Bira & Takabonerate dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia, serta pengalaman kami dalam mengembangkan destinasi pariwisata yang berkelanjutan,” tutup Ema.

POST TERKAIT

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade
Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat
Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok
Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan
Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor
Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak dan Panen Raya di Sembalun
Panitia Pilkades Labulia Tetapkan 9.068 DPT Secara Terbuka
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Berita ini 6 kali dibaca

POST TERKAIT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:34 WITA

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:06 WITA

Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:47 WITA

Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:37 WITA

Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor

POST BARU