Hanya Persoalan Pajak MXGP 2024 Gagal Dihelat Di eks Bandara || Kasta NTB Minta Pemkot  Tinjau Ulang Keputusannya.

Rabu, 29 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM – Kasta NTB DPD Kota mataram menyayangkan sikap Pemkot dan DPRD Mataram   yang menolak perhelatan MXGP 2024 di eks bandara Selaparang hanya karena persoalan belum dituntaskan pajak pada even sebelumnya.

 

Ketua Kasta NTB DPD Kota mataram melalui pers rilisnya 29/5/2024. Daeng sabana baasyir menyebut penolakan tersebut tidak menggambarkan sebuah keputusan yang mementingkan kepentingan umum yang memiliki dampak  lebih besar.

 

Seharusnya even internasional sejenis MXGP itu didukung penuh karena jika dimanfaatkan secara maksimal maka tentu akan sangat bagus bagi promosi wisata kota mataram sekaligus memberikan dampak positif bagi seluruh pelaku usaha baik itu jasa penginapan transportasi dan paling utama tentu para pengusaha UMKM,katanya.

 

Kehadiran MXGP ini tentu akan membuat kota mataram hidup jika pemkot mampu mengkombinasikannya dengan berbagai kegiatan promosi baik itu berupa bazar UMKM festival kesenian daerah dan pameran berbagai mercahdize yang dihasilkan oleh para pelaku usaha di kota mataram, imbuhnya

Baca Juga :  Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade

 

Daeng sabana menegaskan mendatangkan even internasional sekelas MXGP ini tidak mudah karena beberapa kota seperti Jakarta,Surabaya Bandung dan beberapa kota lainnya juga menginginkan even tersebut dihelat di kota mereka.

 

Seharusnya pemkot mataram bersyukur mataram terpilih sebagai lokasi even tersebut, apalagi lokasi sirkuit tersebut bukan milik pemkot tetapi milik Angkasa Pura I , tegas Daeng sabana

Baca Juga :  Pesawat Tambora Air Alami Kecelakaan Di Bandara Lombok

 

“Kami meminta pemkot mataram untuk mempertimbangkan kembali keputusan atas penolakan terhadap terselenggaranya even MXGP di kota mataram”.

 

Pemkot jangan seperti debt collector yang hanya menilai manfaat dari sebuah even dari sektor pajak saja tapi juga harus menghitung dampak positifnya secara menyeluruh terutama terhadap para pelaku UMKM di kota mataram.

POST TERKAIT

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade
Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat
Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok
Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan
Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor
Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak dan Panen Raya di Sembalun
Panitia Pilkades Labulia Tetapkan 9.068 DPT Secara Terbuka
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Berita ini 55 kali dibaca

POST TERKAIT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:34 WITA

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:06 WITA

Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:47 WITA

Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:37 WITA

Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor

POST BARU