Hadiri Panen Raya Padi, Gubernur : NTB Targetkan Peningkatan Ketahanan Pangan

Selasa, 8 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM — Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal menghadiri kegiatan Panen Raya Padi Serentak 14 Provinsi dengan Pusat Kegiatan di Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat yang dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto secara daring, Lombok Tengah Senin 07 April 2025.

Dalam sambutannya, Miq Iqbal menyampaikan bahwa target Provinsi NTB yaitu meningkat ketahanan pangan, Pada tahun 2024 NTB berhasil meraih surplus hampir 155.000 ton padi, sedang di tahun 2025 pada MT 1 (jan-apr) potensi surplus mencapai 290.000 ton.

Baca Juga :  Pemkab Loteng Apresiasi Tax Gathering KPP Pratama Praya

“Artinya bahwa produktivitas kita meningkat, baik karena eksentivikasi atau perluasan lahan, maupun
karena intensifikasi, dimana lahan yang baru menghasilkan 6 – 7 ton, sekrang bisa menghasilkan 11-12 ton per hektar,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Penanggung jawab Satgas Swasembada NTB, Ir. Dr. Dian Susilo menyampaikan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto mengintruksikan kepada Menteri Pertanian untuk dapat mewujudkan swasembada pangan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya melalui peningkatan produksi pangan khususnya padi.

Baca Juga :  DPRD Loteng Gelar Sidang Dengan Agenda Tanggapan Kepala Daerah Atas Pemandangan Umum Fraksi Terkait APBD-P 2024

“Diharapkan dapat menjawab tantangan besar kebutuhan pangan nasional dari tahun ke tahun yang jumlah penduduknya terus meningkat, sektor pertanian mempunyai peran penting dan strategis dalam mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045,”pungkasnya.

Tantangan yang dihadapi dalam penyediaan pangan bagi masyarakat saat ini semakin kompleks, seperti adanya perubahan iklim ekstrem maupun tekanan geopolitik yang saat ini semakin dinamis dan terganggunya distribusi pangan melambungnya harga komoditas pangan yang mengakibatkan tingginya inflasi serta memicu.

Baca Juga :  Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Lombok Tengah 2027 Serap Aspirasi Pembangunan Daerah

“terjadinya krisis pangan dunia kabinet merah putih mempunyai visi bersama Indonesia maju menuju Indonesia emas 2045 yang tertuang dalam 8 misi Asta cita 17 program prioritas dan 8 program hasil terbaik” ungkapnya.

Turut hadir mendampingi Sekretaris Daerah NTB, Bupati Kabupaten Lombok Tengah dan seluruh Kepala OPD terkait, TNI/Polri dan Kelompok Tani Lombok Tengah.

POST TERKAIT

Fraksi-Fraksi di DPRD Loteng, Sampaikan Pemandangan Umum Atas Ranperda Pelaksanaan APBD 2025
Sampaikan Hasil Pembahasan Bapemperda, DPRD Loteng Gelar Rapat Paripurna
Sekwan Loteng, Suhadi Kana S.Sos MH Bacakan SK Gubernur NTB PAW Muhammad Najib Daud Muhsin
DPRD Loteng Gelar Sidang Paripurna PAW Muhammad Najib Daud Muhsin
Nursalim : Pemotongan Pokir Mantan Dewan Disepakati Pimpinan DPRD NTB
Lombok Tengah Luncurkan Logo dan Desain Piala MTQ XXXI NTB 2026
Konsultan Management Ini Merasa Ditipu Mitra MBG dan Lapor Polisi
Lulusan SSTD Resmi Diambil Sumpah, Pemkab Lombok Tengah Perkuat SDM Transportasi
Berita ini 85 kali dibaca

POST TERKAIT

Senin, 15 Juni 2026 - 09:19 WITA

Fraksi-Fraksi di DPRD Loteng, Sampaikan Pemandangan Umum Atas Ranperda Pelaksanaan APBD 2025

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:08 WITA

Sampaikan Hasil Pembahasan Bapemperda, DPRD Loteng Gelar Rapat Paripurna

Senin, 18 Mei 2026 - 09:24 WITA

Sekwan Loteng, Suhadi Kana S.Sos MH Bacakan SK Gubernur NTB PAW Muhammad Najib Daud Muhsin

Senin, 18 Mei 2026 - 09:13 WITA

DPRD Loteng Gelar Sidang Paripurna PAW Muhammad Najib Daud Muhsin

Kamis, 9 April 2026 - 19:44 WITA

Nursalim : Pemotongan Pokir Mantan Dewan Disepakati Pimpinan DPRD NTB

POST BARU