Dugaan Penyalahgunaan Dana Bansos di Sintung || Pihak Desa Sebut Persoalan Telah Selesai

Senin, 5 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM – Dugaan penyalahgunaan dana bantuan sosial (bansos) yang sempat mencuat di Dusun Esot, Desa Sintung, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah, mendapat klarifikasi dari pihak Pemerintah Desa Sintung. Pihak desa menegaskan bahwa persoalan tersebut telah diselesaikan dan dipicu oleh miskomunikasi.

Sebelumnya, seorang warga Dusun Esot, Ahmad Mutawari, mengungkap dugaan adanya pengambilan dana bansos miliknya sebesar Rp900 ribu yang diduga dilakukan oleh dua oknum perangkat desa, masing-masing H. Baharudin selaku Kepala Dusun dan Muhlis selaku Kaur/Kasi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Desa Sintung.

Baca Juga :  Diduga Penyelewengan Pembangunan Gedung Poltekes Mataram || Forum Rakyat NTB Akan Lapor Kejaksaan.

Ahmad Mutawari menyebut dana tersebut diambil dengan alasan pembagian untuk upah foto dokumentasi, jasa, serta disebut sebagai hak orang lain. Dugaan ini kemudian dikonfirmasi oleh Ketua KASTA NTB DPC Pringgarata, Ahmad Taufik, ke pihak Kantor Pos, yang membenarkan bahwa Ahmad Mutawari tercatat sebagai penerima sah dana bansos berdasarkan data resmi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi hal tersebut, Muhlis selaku Kasi/Kaur Kesra Desa Sintung memberikan klarifikasi kepada media ini pada 5/1/2026 Ia menyampaikan bahwa permasalahan tersebut telah selesai setelah dilakukan cross check langsung ke lapangan.

Baca Juga :  Sebuah Akun Facebook Dengan Berani Menyebut Nama || Ada Polisi Selingkuh Dengan Polisi di Loteng

“Permasalahan ini sebenarnya sudah selesai. Kami sudah melakukan pengecekan dan klarifikasi di lapangan, dan hasilnya diketahui bahwa ini hanya miskomunikasi,” ujar Muhlis.

Ia menjelaskan, persoalan bermula dari dugaan istri Ahmad Mutawari yang mengira terjadi pemotongan dana bansos. Namun setelah dilakukan konfirmasi lebih lanjut, akar persoalan baru diketahui.

“Awalnya istri yang bersangkutan menduga ada pemotongan. Setelah dikonfirmasi langsung kepada suaminya, barulah diketahui bahwa yang bersangkutan tidak jujur menyampaikan informasi kepada istrinya, sehingga menimbulkan kesalahpahaman,” jelasnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD NTB Tak Hidir Sidang Perdana Gugatan Fihir ||Iwan Slank : Jangan Cemen Dong

Muhlis menegaskan bahwa tidak ada unsur kesengajaan maupun penyalahgunaan wewenang dalam penyaluran bansos tersebut, dan pihak desa telah menjelaskan duduk persoalan kepada pihak keluarga yang bersangkutan.

Meski demikian, kasus ini sempat menjadi perhatian publik dan organisasi masyarakat karena menyangkut transparansi dan akuntabilitas penyaluran bantuan sosial. Pihak desa berharap kejadian serupa tidak terulang dan komunikasi antara warga serta pemerintah desa dapat berjalan lebih baik ke depannya.

POST TERKAIT

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade
Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat
Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok
Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan
Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor
Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak dan Panen Raya di Sembalun
Panitia Pilkades Labulia Tetapkan 9.068 DPT Secara Terbuka
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Berita ini 211 kali dibaca

POST TERKAIT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:34 WITA

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:06 WITA

Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:47 WITA

Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:37 WITA

Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor

POST BARU