PRAYAPOST.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah, gelar rapat paripurna dengan sejumlah agenda. Salah satunya penyampaian hasil pemabahasan laporan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Lombok Tengah tahun 2023.
Pada sidang yang dipimpin oleh Ketua DPRD M.Tauhid tersebut, juru bicara gabungan komisi Ahmad Rifai ditigaskan untuk membaca seluruh hasil pemabahasan dihadapan seluruh hadirin saat sidang berlangsung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ahmad Rifai menyampaikan, sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa dalam rapat paripurna dprd hari rabu, 27 maret 2024 yang lalu, bupati lombok tengah telah menyampaikan penjelasan terhadap laporan keterangan pertanggungjawaban kepala daerah tahun anggaran 2023, untuk selanjutnya sesuai ketentuan peraturan dprd kabupaten lombok tengah nomor 1 tahun 2019 tentang tata tertib dprd kabupaten lombok tengah, dokumen lkpj itu dibahas secara internal oleh dprd melalui pembahasan di tingkat komisi dan gabungan komisi dprd, sesuai jadwal kegiatan dprd kabupaten lombok tengah
masa persidangan kedua tahun sidang 2023-2024 yang telah ditetapkan.
Dalam proses pembahasan secara internal di tingkat komisi, masing-masing komisi memandang perlu melakukan klarifikasi data dan informasi dengan kepala opd mitra kerja komisi, termasuk melakukan kunjungan lapangan dan kunjungan kerja. hal itu dimaksudkan untuk memperkaya materi pemahaman terhadap ruang lingkup penyusunan rekomendasi/catatan dprd kabupaten lombok tengah terhadap lkpj kepala daerah kabupaten lombok tengah
tahun anggaran 2023.
Hadirin sidang dewan yang kami hormati, dari hasil kajian dan klarifikasi masing-masing komisi dprd kabupaten lombok tengah dengan masing-masing opd mitra kerja, serta berdasarkan kajian terhadap dokumen lkpj yang telah disampaikan oleh pemerintah tersebut, telah diperoleh informasi mengenai capaian kinerja hingga kendala-kendala yang dihadapi oleh masing-masing opd dalam memberikan pelayanan kepada
masyarakat kabupaten lombok tengah yang sama-sama kita cintai.
Selanjutnya perkenankan saya, juru bicara gabungan komisi dprd kabupaten lombok tengah, untuk menyampaikan laporan hasil pembahasan gabungan komisi dprd kabupaten lombok tengah, dalam bentuk rekomendasi dan catatan penting terhadap lkpj kepala daerah kabupaten lombok tengah tahun anggaran 2023 sebagai
berikut.
Adapun pengelolaan keuangan daerah
terhadap kinerja pengelolaan keuangan daerah, gabungan komisi dprd kabupaten lombok tengah, menyampaikan apreasias terhadap kinerja pengelolaan keuangan daerah selama tahun anggaran 2023, dimana target pendapatan daerah pada tahun anggaran 2023 sebesar rp.2.379.733.150.308,00 (2 triliun 379 milyar 733 juta 150 ribu 308 rupiah) mampu terealisasi sebesar rp.2.278.034.645.741,39 (2 triliun 278 milyar 034 juta 645 ribu 741
rupiah 39 sen) atau 95,73% atau meningkat sebesar 35,5 milyar lebih dari realisasi tahun anggaran 2022.
Kontribusi peningkatan cukup besar disumbangkan dari sektor pendapatan asli daerah, dimana jika dibandingkan dengan kinerja tahun 2022, realisasi pendapatan asli daerah (pad) mengalami peningkatan yang cukup besar yaitu meningkat sebesar 31,5 milyar lebih dari rp.242.503.263.246,64 (242 milyar 503 juta 263 ribu 246 rupiah 64 sen) menjadi sebesar 274.070.631.536,39 (274 milyar 70 juta 631 ribu 536 rupiah 39 sen).
kontribusi terbesar dari peningkatan sektor pad ini bersumber dari pajak daerah dimana pada tahun 2023 mampu terealisasi sebesar 147.784.376.217,21 ataumeningkat sebesar 30,5 milyar dari realisasi tahun 2022.
Walaupun terdapat peningkatan dari tahun anggaran sebelumnya, gabungan komisi memberikan catatan perlunya peningkatan kinerja terhadap realisasi pad mengingat secara prosentase realisasinya baru mencapai angka 74,64 % dari target yang sudah ditetapkan sebesar 367 milyar lebih.






















