Diduga Tolak Pasien Sakit Parah, Puskesmas Puyung Tuai Sorotan Warganet

Minggu, 5 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRAYAPOST.COM – Kisah haru datang dari seorang warga yang mengaku kecewa dengan pelayanan di Puskesmas Puyung, Kabupaten Lombok Tengah. 5/10/2025

 

Dalam unggahan yang kini viral di media sosial, ia menceritakan detik-detik ketika Bapaknya yang tengah sesak napas parah, batuk, dan demam tinggi tidak mendapatkan pertolongan medis sebagaimana mestinya.

 

Saat dibawa ke puskesmas, petugas justru menyebut sang Bapak “masih sehat” dan menyarankan agar dibawa pulang saja. Alasan yang disampaikan, kartu BPJS tidak bisa digunakan karena pasien memiliki penyakit gula darah (diabetes).

 

Padahal kondisi pasien saat itu disebut sangat lemah dan sesak napas berat. Tak lama setelah dipulangkan, sang Bapak menghembuskan napas terakhirnya.

Baca Juga :  Bandara Lombok Siap Layani Operasional Penerbangan Haji Tahun 2024

 

“Ternyata itu pertanda amak saya pergi meninggalkan kami untuk selamanya,” tulis sang anak dalam unggahan yang kini menyebar luas di Facebook Nur Mlongk.

Cerita tersebut membuat banyak warganet mengekspresikan rasa marah dan iba, menilai bahwa seharusnya pelayanan kesehatan tidak boleh menolak pasien dalam kondisi gawat darurat, apalagi dengan alasan administrasi.

Baca Juga :  Patroli Pasar || Polsek Jonggat Ciptakan Situasi Kamtibmas Aman.

 

“Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi ke orang lain,” tulis pengunggah penuh harap.

 

Hingga kini, media terus berusaha menghubungi pemilik akun media sosial Facebook untuk memastikan kebenarannya namun hingga berita ini diterbitkan belum mendapatkan jawaban.

POST TERKAIT

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade
Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat
Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok
Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan
Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor
Polri Dorong Percepatan Swasembada Bawang Putih, Tanam Serentak dan Panen Raya di Sembalun
Panitia Pilkades Labulia Tetapkan 9.068 DPT Secara Terbuka
Pilkades Serentak 2026, Pengadaan Logistik Kini Dikelola Panitia Desa
Berita ini 174 kali dibaca

POST TERKAIT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:34 WITA

Dinkes Lombok Tengah Bagikan 1.000 Masker untuk Warga dan Petugas Pascakebakaran Kampung Adat Sade

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Target 145 Ribu Penonton & Gerakkan Ekonomi, Persiapan MotoGP Mandalika Terus Dipercepat

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:06 WITA

Poltekpar Lombok Disiagakan Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Lombok

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:47 WITA

Aset Jadi Prioritas Kejari Lombok Tengah, Pencegahan Diperkuat, Penindakan Siap Dilakukan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:37 WITA

Ketua Komisi IV DPR RI Dorong Penguatan Produksi Bawang Putih untuk Kurangi Impor

POST BARU